Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Rabu, 08 Mei 2013 | 23.45

KOMPAS.comKOMPAS.comDensus Sisir Persembunyian Terduga Teroris di BatangKata Sutiyoso Soal MRT LayangBerapa "Harga" Donald TrumpSaat Gerhana Besok, Matahari Akan Tampak seperti TandukJokowi: Penataan Pedagang Jangan Asal Gerebek-gerebekRatusan Polisi dan Tentara Jaga Rumah Terduga Teroris KebumenDavid Gross Sejajarkan Telkom dengan Google IncBelajar dari Kekalahan, Warriors Taklukkan SpursAbraham Samad Siap Jadi Tumbal Pemberantasan Korupsi"Love Will Remember", Lagu Gomez untuk BieberLorenzo Pakai Sasis Baru di Seri Berikut"Pak Jokowi, Jangan Lupa Janji-janjinya"Setengah Hari, 2 Juta Orang Tonton Video Mesum Farrah20 Terduga Teroris Ditangkap, Tujuh TewasKejaksaan: Penegakan Hukum Tak Punya "Gereget"


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Thu , 09 May 2013 13:45:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13392797/Densus.Sisir.Persembunyian.Terduga.Teroris.di.Batang Thu , 09 May 2013 13:39:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/08/2031107-densus-88-penggerebekan-teroris-bandung-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menyisir sejumlah lokasi yang diduga sebagai tempat persembunyian terduga teroris di Kabupaten Batang. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13392797/Densus.Sisir.Persembunyian.Terduga.Teroris.di.Batang">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13392797/Densus.Sisir.Persembunyian.Terduga.Teroris.di.Batang http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13352530/Kata.Sutiyoso.Soal.MRT.Layang. Thu , 09 May 2013 13:35:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/12/1351527-ketua-umum-pkpi-sutiyoso-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan bahwa pembangunan jalur MRT layang sangat penting dalam pembangunan MRT di Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13352530/Kata.Sutiyoso.Soal.MRT.Layang.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13352530/Kata.Sutiyoso.Soal.MRT.Layang. http://properti.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13332734/Berapa.Harga.Donald.Trump Thu , 09 May 2013 13:33:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1325098-trump-panama-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tertarik menyematkan nama Trump pada properti Anda Siap-siap merogoh kocek senilai 4 juta dollar AS plus keuntungan penjualan. <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13332734/Berapa.Harga.Donald.Trump">[...]</a> http://properti.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13332734/Berapa.Harga.Donald.Trump http://sains.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13292282/Saat.Gerhana.Besok..Matahari.Akan.Tampak.seperti.Tanduk Thu , 09 May 2013 13:29:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1317344-gerhana-matahari-sebagian-3-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Beragam kenampakan Matahari akan tampak saat gerhana Matahari sebagian Jumat esok. Salah satunya, Matahari akan tampak seperti tanduk. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13292282/Saat.Gerhana.Besok..Matahari.Akan.Tampak.seperti.Tanduk">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13292282/Saat.Gerhana.Besok..Matahari.Akan.Tampak.seperti.Tanduk http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1325200/Jokowi.Penataan.Pedagang.Jangan.Asal.Gerebek.gerebek Thu , 09 May 2013 13:25:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1226553-jokowi-pasar-minggu-1-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Joko Widodo mengimbau kepada aparatnya untuk melakukan penataan Pedagang Kaki Lima PKL tidak menggunakan kekerasan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1325200/Jokowi.Penataan.Pedagang.Jangan.Asal.Gerebek.gerebek">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1325200/Jokowi.Penataan.Pedagang.Jangan.Asal.Gerebekgerebek http://regional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1317168/Ratusan.Polisi.dan.Tentara.Jaga.Rumah.Terduga.Teroris.Kebumen Thu , 09 May 2013 13:17:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/08/2031107-densus-88-penggerebekan-teroris-bandung-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aparat Kepolisian dan TNI masih berjaga di lokasi penggerebekan para terduga teroris di Dusun Kembaran, Desa Ungaran, Kabupaten Kebumen <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1317168/Ratusan.Polisi.dan.Tentara.Jaga.Rumah.Terduga.Teroris.Kebumen">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1317168/Ratusan.Polisi.dan.Tentara.Jaga.Rumah.Terduga.Teroris.Kebumen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13112258/David.Gross.Sejajarkan.Telkom.dengan.Google.Inc Thu , 09 May 2013 13:11:22 UTC+0700Program 100 ribu sekolah di Indonesia dengan akses internet wifi yang dilakukan oleh PT Telkom Indonesia, Tbk mendapat apresiasi dari David Gross. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13112258/David.Gross.Sejajarkan.Telkom.dengan.Google.Inc">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13112258/David.Gross.Sejajarkan.Telkom.dengan.Google.Inc http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13091278/Belajar.dari.Kekalahan..Warriors.Taklukkan.Spurs Thu , 09 May 2013 13:09:12 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1302171-klay-thompson-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Golden State Warriors kalahkan San Antonio Spurs pada laga kedua semifinal wilayah. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13091278/Belajar.dari.Kekalahan..Warriors.Taklukkan.Spurs">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13091278/Belajar.dari.Kekalahan..Warriors.Taklukkan.Spurs http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13051029/Abraham.Samad.Siap.Jadi.Tumbal.Pemberantasan.Korupsi Thu , 09 May 2013 13:05:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1004493-ketua-kpk-abraham-samad-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua KPK Abraham Samad siap menjadi tumbal jika cara-cara yang dilakukannya dalam memberantas korupsi dianggap melanggar etika. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13051029/Abraham.Samad.Siap.Jadi.Tumbal.Pemberantasan.Korupsi">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13051029/Abraham.Samad.Siap.Jadi.Tumbal.Pemberantasan.Korupsi http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13023274/Love.Will.Remember..Lagu.Gomez.untuk.Bieber Thu , 09 May 2013 13:02:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/11/0114497-selena-gomez-adidas-neo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aktris dan penyanyi Amerika, Selena Gomez, mengakui lagu dalam album terbarunya ercerita tentang bekas pacarnya, Justin Bieber. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13023274/Love.Will.Remember..Lagu.Gomez.untuk.Bieber">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13023274/Love.Will.Remember..Lagu.Gomez.untuk.Bieber http://otomotif.kompas.com/read/2013/05/09/8009/Lorenzo.Pakai.Sasis.Baru.di.Seri.Berikut Thu , 09 May 2013 12:57:16 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2013/05/09/700202fc704221553a7c873ef4cf0072_t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tes di jerez membuatnya senang <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2013/05/09/8009/Lorenzo.Pakai.Sasis.Baru.di.Seri.Berikut">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2013/05/09/8009/Lorenzo.Pakai.Sasis.Baru.di.Seri.Berikut http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12530430/Pak.Jokowi..Jangan.Lupa.Janji.janjinya Thu , 09 May 2013 12:53:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1225086-jokowi-pasar-minggu-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Joko Widodo diminta tidak melupakan janji-janjinya kepada para pedagang saat kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12530430/Pak.Jokowi..Jangan.Lupa.Janji.janjinya">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12530430/Pak.Jokowi..Jangan.Lupa.Janjijanjinya http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12491858/Setengah.Hari..2.Juta.Orang.Tonton.Video.Mesum.Farrah Thu , 09 May 2013 12:49:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1248087-farrah-abraham-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bintang serial televisi Farrah Abraham senangnya bukan main ketika video mesumnya mencatat rekor jumlah penonton terbanyak. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12491858/Setengah.Hari..2.Juta.Orang.Tonton.Video.Mesum.Farrah">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12491858/Setengah.Hari..2.Juta.Orang.Tonton.Video.Mesum.Farrah http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12470180/20.Terduga.Teroris.Ditangkap..Tujuh.Tewas. Thu , 09 May 2013 12:47:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/08/1516358-teroris-cigondewah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri meringkus 20 terduga teroris di sejumlah lokasi. Tujuh di antaranya tewas. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12470180/20.Terduga.Teroris.Ditangkap..Tujuh.Tewas.">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12470180/20.Terduga.Teroris.Ditangkap..Tujuh.Tewas. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12291555/Kejaksaan.Penegakan.Hukum.Tak.Punya.Gereget Thu , 09 May 2013 12:29:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/04/1135587-rzf-tuntutan-penindakan-koruptor--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Penegakan hukum berjalan secara parsial sehingga tidak menimbulkan &quot;gereget&quot; yang membuat para koruptor jera. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12291555/Kejaksaan.Penegakan.Hukum.Tak.Punya.Gereget">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12291555/Kejaksaan.Penegakan.Hukum.Tak.Punya.Gereget

KOMPAS.comKOMPAS.comDensus Sisir Persembunyian Terduga Teroris di BatangKata Sutiyoso Soal MRT LayangBerapa "Harga" Donald TrumpSaat Gerhana Besok, Matahari Akan Tampak seperti TandukJokowi: Penataan Pedagang Jangan Asal Gerebek-gerebekRatusan Polisi dan Tentara Jaga Rumah Terduga Teroris KebumenDavid Gross Sejajarkan Telkom dengan Google IncBelajar dari Kekalahan, Warriors Taklukkan SpursAbraham Samad Siap Jadi Tumbal Pemberantasan Korupsi"Love Will Remember", Lagu Gomez untuk BieberLorenzo Pakai Sasis Baru di Seri Berikut"Pak Jokowi, Jangan Lupa Janji-janjinya"Setengah Hari, 2 Juta Orang Tonton Video Mesum Farrah20 Terduga Teroris Ditangkap, Tujuh TewasKejaksaan: Penegakan Hukum Tak Punya "Gereget"


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Thu , 09 May 2013 13:45:07 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13392797/Densus.Sisir.Persembunyian.Terduga.Teroris.di.Batang Thu , 09 May 2013 13:39:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/08/2031107-densus-88-penggerebekan-teroris-bandung-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menyisir sejumlah lokasi yang diduga sebagai tempat persembunyian terduga teroris di Kabupaten Batang. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13392797/Densus.Sisir.Persembunyian.Terduga.Teroris.di.Batang">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13392797/Densus.Sisir.Persembunyian.Terduga.Teroris.di.Batang http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13352530/Kata.Sutiyoso.Soal.MRT.Layang. Thu , 09 May 2013 13:35:25 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/12/1351527-ketua-umum-pkpi-sutiyoso-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengatakan bahwa pembangunan jalur MRT layang sangat penting dalam pembangunan MRT di Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13352530/Kata.Sutiyoso.Soal.MRT.Layang.">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13352530/Kata.Sutiyoso.Soal.MRT.Layang. http://properti.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13332734/Berapa.Harga.Donald.Trump Thu , 09 May 2013 13:33:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1325098-trump-panama-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tertarik menyematkan nama Trump pada properti Anda Siap-siap merogoh kocek senilai 4 juta dollar AS plus keuntungan penjualan. <a href="http://properti.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13332734/Berapa.Harga.Donald.Trump">[...]</a> http://properti.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13332734/Berapa.Harga.Donald.Trump http://sains.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13292282/Saat.Gerhana.Besok..Matahari.Akan.Tampak.seperti.Tanduk Thu , 09 May 2013 13:29:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1317344-gerhana-matahari-sebagian-3-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Beragam kenampakan Matahari akan tampak saat gerhana Matahari sebagian Jumat esok. Salah satunya, Matahari akan tampak seperti tanduk. <a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13292282/Saat.Gerhana.Besok..Matahari.Akan.Tampak.seperti.Tanduk">[...]</a> http://sains.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13292282/Saat.Gerhana.Besok..Matahari.Akan.Tampak.seperti.Tanduk http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1325200/Jokowi.Penataan.Pedagang.Jangan.Asal.Gerebek.gerebek Thu , 09 May 2013 13:25:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1226553-jokowi-pasar-minggu-1-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Joko Widodo mengimbau kepada aparatnya untuk melakukan penataan Pedagang Kaki Lima PKL tidak menggunakan kekerasan. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1325200/Jokowi.Penataan.Pedagang.Jangan.Asal.Gerebek.gerebek">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1325200/Jokowi.Penataan.Pedagang.Jangan.Asal.Gerebekgerebek http://regional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1317168/Ratusan.Polisi.dan.Tentara.Jaga.Rumah.Terduga.Teroris.Kebumen Thu , 09 May 2013 13:17:16 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/08/2031107-densus-88-penggerebekan-teroris-bandung-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aparat Kepolisian dan TNI masih berjaga di lokasi penggerebekan para terduga teroris di Dusun Kembaran, Desa Ungaran, Kabupaten Kebumen <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1317168/Ratusan.Polisi.dan.Tentara.Jaga.Rumah.Terduga.Teroris.Kebumen">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/1317168/Ratusan.Polisi.dan.Tentara.Jaga.Rumah.Terduga.Teroris.Kebumen http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13112258/David.Gross.Sejajarkan.Telkom.dengan.Google.Inc Thu , 09 May 2013 13:11:22 UTC+0700Program 100 ribu sekolah di Indonesia dengan akses internet wifi yang dilakukan oleh PT Telkom Indonesia, Tbk mendapat apresiasi dari David Gross. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13112258/David.Gross.Sejajarkan.Telkom.dengan.Google.Inc">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13112258/David.Gross.Sejajarkan.Telkom.dengan.Google.Inc http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13091278/Belajar.dari.Kekalahan..Warriors.Taklukkan.Spurs Thu , 09 May 2013 13:09:12 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1302171-klay-thompson-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Golden State Warriors kalahkan San Antonio Spurs pada laga kedua semifinal wilayah. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13091278/Belajar.dari.Kekalahan..Warriors.Taklukkan.Spurs">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13091278/Belajar.dari.Kekalahan..Warriors.Taklukkan.Spurs http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13051029/Abraham.Samad.Siap.Jadi.Tumbal.Pemberantasan.Korupsi Thu , 09 May 2013 13:05:10 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1004493-ketua-kpk-abraham-samad-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ketua KPK Abraham Samad siap menjadi tumbal jika cara-cara yang dilakukannya dalam memberantas korupsi dianggap melanggar etika. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13051029/Abraham.Samad.Siap.Jadi.Tumbal.Pemberantasan.Korupsi">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13051029/Abraham.Samad.Siap.Jadi.Tumbal.Pemberantasan.Korupsi http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13023274/Love.Will.Remember..Lagu.Gomez.untuk.Bieber Thu , 09 May 2013 13:02:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/11/0114497-selena-gomez-adidas-neo-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Aktris dan penyanyi Amerika, Selena Gomez, mengakui lagu dalam album terbarunya ercerita tentang bekas pacarnya, Justin Bieber. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13023274/Love.Will.Remember..Lagu.Gomez.untuk.Bieber">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/13023274/Love.Will.Remember..Lagu.Gomez.untuk.Bieber http://otomotif.kompas.com/read/2013/05/09/8009/Lorenzo.Pakai.Sasis.Baru.di.Seri.Berikut Thu , 09 May 2013 12:57:16 UTC+0700<img src="http://oto.assets.kompas.com/uploads/photo/2013/05/09/700202fc704221553a7c873ef4cf0072_t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tes di jerez membuatnya senang <a href="http://otomotif.kompas.com/read/2013/05/09/8009/Lorenzo.Pakai.Sasis.Baru.di.Seri.Berikut">[...]</a> http://otomotif.kompas.com/read/2013/05/09/8009/Lorenzo.Pakai.Sasis.Baru.di.Seri.Berikut http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12530430/Pak.Jokowi..Jangan.Lupa.Janji.janjinya Thu , 09 May 2013 12:53:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1225086-jokowi-pasar-minggu-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Joko Widodo diminta tidak melupakan janji-janjinya kepada para pedagang saat kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2012. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12530430/Pak.Jokowi..Jangan.Lupa.Janji.janjinya">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12530430/Pak.Jokowi..Jangan.Lupa.Janjijanjinya http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12491858/Setengah.Hari..2.Juta.Orang.Tonton.Video.Mesum.Farrah Thu , 09 May 2013 12:49:18 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/09/1248087-farrah-abraham-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bintang serial televisi Farrah Abraham senangnya bukan main ketika video mesumnya mencatat rekor jumlah penonton terbanyak. <a href="http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12491858/Setengah.Hari..2.Juta.Orang.Tonton.Video.Mesum.Farrah">[...]</a> http://entertainment.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12491858/Setengah.Hari..2.Juta.Orang.Tonton.Video.Mesum.Farrah http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12470180/20.Terduga.Teroris.Ditangkap..Tujuh.Tewas. Thu , 09 May 2013 12:47:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/08/1516358-teroris-cigondewah-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri meringkus 20 terduga teroris di sejumlah lokasi. Tujuh di antaranya tewas. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12470180/20.Terduga.Teroris.Ditangkap..Tujuh.Tewas.">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12470180/20.Terduga.Teroris.Ditangkap..Tujuh.Tewas. http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12291555/Kejaksaan.Penegakan.Hukum.Tak.Punya.Gereget Thu , 09 May 2013 12:29:15 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/02/04/1135587-rzf-tuntutan-penindakan-koruptor--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Penegakan hukum berjalan secara parsial sehingga tidak menimbulkan &quot;gereget&quot; yang membuat para koruptor jera. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12291555/Kejaksaan.Penegakan.Hukum.Tak.Punya.Gereget">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/05/09/12291555/Kejaksaan.Penegakan.Hukum.Tak.Punya.Gereget


23.45 | 0 komentar | Read More

Wakapolri: Diduga Ada 4 Terduga Teroris

Written By bopuluh on Selasa, 07 Mei 2013 | 23.45

Wakapolri: Diduga Ada 4 Terduga Teroris

Rabu, 8 Mei 2013 | 13:38 WIB

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dicky Fadjar Juhud

BANDUNG, KOMPAS.com - Baku tembak terjadi antara Densus 88 dengan sejumlah orang yang diduga teroris di kontrakan milik Anda di Kampung Batu Rengat RT 02/08 Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (8/5/2013).

Diduga ada empat orang di dalam rumah yang digerebek Densus 88 tersebut. "Diduga 4 orang. Ya, sempat ada baku tembak," ujar Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna di Mapolda Jabar.

Nanan mengaku belum mengetahui secara detail mengenai penggerebekan tersebut. Ia beralasan belum melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

"Saya kan belum ke TKP. Kita ikuti, mudah-mudahan tidak ada masalah. Masyarakat diharapkan bisa mengamati apa pun yang ada di wilayah," kata Nanan.


23.45 | 0 komentar | Read More

Ciputra Salip Pakuwon dan Summarecon

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki kuartal kedua tahun 2013 ini, sengitnya rivalitas antarpengembang mulai terasa. Tak hanya terjadi pada tataran jumlah proyek baru yang akan mereka telurkan tahun ini dan kinerja keuangan, juga nilai kapitalisasi pasar.

Beberapa pengembang yang tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Indonesia menunjukkan perubahan jumlah nilai kapitalisasi pasar. Bahkan ada dua di antara mereka yang sebelumnya di luar lima besar, merangsek naik ke urutan lebih tinggi. Sebut saja Ciputra Development (CTRA), dan Ciputra Property (CTRP).

CTRA mencetak kapitalisasi pasar senilai Rp 20,473 triliun. Jumlah ini menempatkan pengembang sejumlah kota baru di antaranya CitraCity Balikpapan, di urutan keempat dengan kapitalisasi pasar terbesar. Mereka menyalip dua pengembang sekaligus, yakni Summarecon Agung dan Pakuwon Jati.

Sementara Lippo Karawaci (LPKR) kokoh berada di puncak "klasemen" dengan nilai Rp 33,693 triliun. Mereka memiliki sejumlah properti skala superblok seperti St Moritz Penthouses and Residences, Kemang Village, Holland Village, dan City of Tomorrow. Disusul Bumi Serpong Damai (BSDE) yang mengalami peningkatan menjadi Rp 31,494 triliun dari sebelumnya Rp 28,170 triliun. Alam Sutera mengekor di belakangnya dengan jumlah Rp 21,221 triliun.

Pakuwon Jati dan Summarecon Agung terdegradasi ke posisi lima dan enam. Mereka membukukan kapitalisasi sebesar Rp 19,263 triliun (PWON) dan Rp 19,656 triliun (SMRA). Keduanya kini berkonsentrasi menambah fasilitas di portofolio kota barunya masing-masing. Alam Sutera untuk ASRI, Summarecon Bekasi dan Summarecon Serpong untuk SMRA.

Sedangkan pengembang yang paling agresif membidani kelahiran proyek anyar, Agung Podomoro Land (APLN) justru mengalami penurunan jumlah kapitalisasi menjadi sebesar Rp 9,840 triliun dari sebelumnya Rp 10,147 triliun.

Perubahan juga terjadi di posisi berikutnya. Di mana Ciputra Property (CTRP) "mengalahkan" Modern Realty (MDLN) dengan nilai Rp 7,072 triliun. Padahal sebelumnya mereka berada di posisi buncit dengan kapitalisasi sebesar Rp 5,781 triliun. MDLN sendiri hanya mencapai Rp 6,203 triliun, jatuh dari nilai sebelumnya Rp 6,329 triliun.


23.45 | 0 komentar | Read More

Saksikan, Diskusi Masa Depan E-Commerce Indonesia

Written By bopuluh on Senin, 06 Mei 2013 | 23.45

(sxc.hu/Bartek Ambrozik)

ilustrasi

KOMPAS.com - Asosiasi E Commerce Indonesia (idEA) menggelar Diskusi Terbuka dengan judul "Memperjuangkan Implementasi PP 82  yang Memajukan Ekonomi Berbasis Internet".

Diskusi tersebut diadakan di Le Meridien Hotel, mulai pukul 14:00 WIB siang ini. Namun bagi Anda yang tak sempat menghadirinya, saksikan lewat layanan live streaming berikut ini:


23.45 | 0 komentar | Read More

Basuki: Guru Demo, Kita Batalkan Kenaikan Gajinya

JAKARTA, KOMPAS.com - Basuki Tjahaja Purnama berencana menaikkan gaji guru honorer. Namun mendengar adanya rencana guru ingin melakukan demo menuntut kenaikan gaji, Wakil Gubernur DKI Jakarta mengancam akan membatalkannya.

Menurut Basuki, sebaiknya tuntutan itu disampaikan dengan pertemuan tatap muka bersama Pemprov DKI daripada harus melakukan aksi unjuk rasa atau dengan berdemo yang dapat menyebabkan macet.

"Kasih tahu mereka demo itu, kalau kita tidak mau mendengar aspirasi mereka. Jakarta udah macet. Kalau dia terus demo, kita juga bisa marah," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (7/5/2013).

Basuki pun mengatakan kalau ia sudah berulang kali bicara kepada buruh, guru, ataupun masyarakat lainnya dapat langsung bertemu dengannya. Ia menyesalkan aksi demo yang hanya berdampak pada kemacetan lalu lintas Ibu Kota. Oleh karena itu, Basuki justru mengancam tidak akan menaikkan gaji guru-guru tersebut.

"Aksi-aksian demo itu supaya dilihat orang-orang. Ya, sudah kita enggak mau menaikkan gaji, kalau begitu caranya. Kalau demo, gaji enggak akan kita naikkan karena bikin macet. Kenapa? Karena mereka bisa temuin kita dengan gampang. Tapi kalau mereka masih demo, berarti enggak mau diurus kan? Ya, sudah demo saja terus," ketus mantan Bupati Belitung Timur itu.

Pemprov DKI menilai tenaga dan jasa guru honorer sangat membantu dalam peningkatan kualitas pendidikan di Jakarta. Pemprov DKI akan mengupayakan gaji guru honorer diatas dari biaya Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Jakarta sebesar Rp1.978.789 per bulannya.

Hingga saat ini, jumlah guru honorer di Jakarta sebanyak 12.000 orang. Sebelumnya, DKI telah memberikan tunjangan kesejahteraan guru honorer sebesar Rp 400 ribu per bulan. Mulai September 2012, guru honorer di Jakarta mendapatkan tunjungan kesejahteraan yang memadai, sambil menunggu secara bertahap diangkat menjadi pegawai negeri sipil penuh. Hal ini dilakukan karena Jakarta tidak memiliki sumber daya lain, selain sumber daya manusia, termasuk guru honorer adalah sumber daya manusia yang perlu diperhatikan secara khusus.

Selain memberikan tunjungan kepada guru honorer, sertifikasi guru terus dilanjutkan dan pemberian beasiswa kepada guru yang ke S3. Yayasan Beasiswa Jakarta milik Pemprov DKI Jakarta siap memberikan beasiswa kepada guru-guru muda yang ingin mengambil program doktoral tersebut.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


23.45 | 0 komentar | Read More

DPR: Izinkan OPM Berkantor, Inggris Ikut Campur Terlalu Jauh

Written By bopuluh on Minggu, 05 Mei 2013 | 23.45

DPR: Izinkan OPM Berkantor, Inggris Ikut Campur Terlalu Jauh

Penulis : Indra Akuntono | Senin, 6 Mei 2013 | 13:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR RI, Priyo Budi Santoso mendesak pemerintah untuk melayangkan protes keras pada pemerintah Inggris. Pasalnya, Prio menilai pemerintah Inggris telah ikut campur terlalu jauh dengan mengizinkan gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) membuka kantor resminya di Oxford.

"Pemerintah harus melakukan protes keras kepada Perdana Menteri dan Ratu Inggris karena ini sudah terlalu jauh ikut campur masalah dalam negeri Indonesia," kata Priyo di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/5/2013).

Politisi Partai Golkar ini sebaiknya fokus menuntaskan permasalahan dalam negeri, termasuk soal gerakan kemerdekaan Irlandia Utara. Terkait hal tersebut, Priyo yakin pemerintah Inggris akan keberatan jika Indonesia memiliki niat untuk mendukung Irlandia Utara, misalnya mengizinkan gerakan tersebut membuka kantor kemerdekaan Irlandia Utara di Jakarta.

"Saya ingatkan pada Parlemen dan rakyat Inggris, Inggris juga belum selesai dengan Irlandia Utara. Nanti akan saya sampaikan dalam pertemuan Parlemen Sedunia, bersahabat itu mestinya saling hormat-menghormati," ujarnya.

Seperti diberitakan, pemerintah Inggris secara resmi telah membuka kantor perwakilan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Oxford. Pembukaan kantor OPM ini bertujuan memenuhi tuntutan kampanye Papua Merdeka. Inggris berkomitmen untuk terus membantu gerakan OPM ini. Sikap pemerintah Oxford di Inggris tersebut, dinilai mencederai hubungan Inggris yang selama ini terjalin baik dengan Indonesia.

Pemerintah Inggris memang masih mengakui NKRI atas Papua. Namun, pembukaan kantor OPM di Oxford dianggap sikap dualisme yang harus ditentang. Pemerintah diminta untuk tidak permisif dan defensif. Harus ada diplomasi ofensif agar kepentingan nasional bisa diamankan.


23.45 | 0 komentar | Read More

Naik 59 Poin, IHSG Kembali Dekati 5.000

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hingga sesi pertama Senin (6/5/2013) ditutup naik 59,74 poin (1,2 persen) ke 4.982,55. IHSG mengekor mayoritas bursa regional yang positif.

Sepanjang perdagangan, IHSG sempat bertengger di level tertinggi dengan naik 64 poin ke 4.989,16. IHSG hanya mencatat kenaikan terendahnya dengan naik hanya 8 poin ke 4.935,51. Ada 172 saham naik, 232 saham turun, 103 saham stagnan dan 151 saham tidak diperdagangkan.

Pada perdagangan hari ini terdapat 109.423 kali transaksi, 1,919 miliar lembar saham dengan nilai Rp 2,192 triliun. Asing tercatat net sell Rp 175 miliar.

Mayoritas sektor saham mengalami kenaikan yang dimotori oleh sektor keuangan 1,78 persen, misc industry 1,7 persen, konsumer 1,64 persen,agriculture 1,34 persen, pertambangan 1,16 persen, infrastruktur 1,13 persen dan manufaktur 1 persen. Sementara sektor saham yang turun hanya industri dasar sebesar 0,56 persen.

Saham-saham yang menjadi penguat IHSG antara lain BMTR naik 7 persen, BBRI naik 3,9 persen, BWPT naik 3,5 persen, EXCL naik 3,2 persen dan BUMI naik 3,2 persen. Saham-saham yang menjadi pemberat IHSG antara lain INTP turun 3,6 persen, AKRA turun 2 persen, MAPI turun 1,8 persen, SMCB turun 1,4 persen dan ICBP turun 1,3 persen.

Editor :

Erlangga Djumena


23.45 | 0 komentar | Read More

Kelezatan Menyelinap dalam Kesederhanaan

Written By bopuluh on Sabtu, 04 Mei 2013 | 23.45

Oleh Benny D Koestanto dan Budi Suwarna

WARUNG di belakang terminal itu terkesan seadanya. Namun, sederetan orang ternama di negeri ini bergantian singgah. Mereka tergoda mencicipi kelezatan ikan bakar yang khas.   

Made Darni (46) bersama beberapa perempuan duduk di balai-balai di tengah warung. Ia sedang sibuk merajut janur menjadi hiasan dan wadah sesajen untuk perayaan hari raya Kuningan, yang jatuh pada Sabtu (6/4/2013).

Sementara itu, dari dapur Warung Ikan Bakar Pak Made yang sempit, asap putih tipis menguar ke udara dan membawa aroma harum ikan bakar. Darni segera bangkit ketika rombongan kami memasuki warung. Ia menyambut para tamu dan menyodorkan daftar menu.

Tak lama kemudian dari depan pintu dapur kami melihat Made Kyana (50), si pemilik warung, tengah membakar sederet panjang ikan pesanan pembeli. Kita bisa memilih ikan, mulai dari kakap, kerapu, kue, baronang, cumi, hingga udang.

Sesekali ia mengoles bumbu racikan rahasianya. Meski begitu, ia mau membuka sebagian bahan rahasia itu, yakni minyak goreng, serai, bawang bombay, rosemary, dan oregano. Racikan bumbu oles itu sanggup menyulap bau amis ikan menjadi harum ikan bakar. Seusai mengoles bumbu, Kyana berulang-ulang mengangkat ikan bakarnya dari tungku pembakaran, mengamati permukaannya, dan melanjutkan pembakaran.

"Kita harus rajin menengok ikan yang sedang dibakar untuk memastikan tingkat kematangannya. Tidak baik jika gosong," ujar Kyana yang menggunakan bara arang kayu untuk pembakaran.

Pembakaran ikan memakan waktu sekitar 20 menit. Selama itu pula harum ikan bakar menggedor habis saraf-saraf yang menerbitkan selera makan. Prinsip yang dipegang Kyana adalah lama pembakaran sangat menentukan aroma dan kelezatan ikan.

"Membakar ikan harus pelan-pelan. Kalau dipaksa cepat matang, rasanya akan pahit," ujar Made Kyana mencoba menenangkan kami yang mulai kelaparan.

Dan saat yang ditunggu-tunggu itu akhirnya tiba. Kyana dan seorang karyawannya membawa ikan yang telah selesai dimasak ke meja makan. Satu paket menu terdiri dari nasi putih, kerapu atau baronang bakar, tiga udang bakar, cumi-cumi, dua jenis sambal, dan lalapan. Semuanya disajikan sederhana di atas piring anyaman dari lidi janur beralas daun pisang.

Ikan bakar olahan Kyana berwarna keemasan dengan sedikit noda hitam bekas pembakaran di sana-sini. Tidak ada permukaan ikan yang gosong. Dagingnya matang sempurna sehingga meninggalkan sedikit tekstur kenyal. Kami menyantapnya dengan lahap. Jejak gurih dan manis ikan yang dibakar dalam keadaan segar itu seolah menancap di lidah serta berpadu dengan sambal matah khas Bali yang menyimpan aroma samar serai dan jeruk limau. Ketika kami sibuk makan, Kyana memainkan rindik—semacam angklung yang biasa dimainkan di kubu (saung) di tengah sawah. Suaranya meneduhkan.

Seusai makan kami mencecap kopi bali dari Pupuan—dataran tinggi di lereng Gunung Batukaru—yang terkenal dengan produk kopinya. Hmm... lengkap sudah kenikmatan lidah hari itu.

Melenakan

Begitulah kelezatan ikan bakar Made menyusup dalam warung sederhana berukuran tidak lebih luas dari lapangan voli. Hanya ada delapan meja masing-masing dengan empat atau enam kursi di ruang makan utama. Ruangan itu berhadapan dengan halaman belakang yang ditanami beberapa tumbuhan seadanya. Tidak ada tempat parkir khusus kecuali jalanan kecil di belakang terminal.

Meski sederhana, warung milik Kyana cukup tersohor di berbagai kalangan. Artis, atlet pemegang emas Olimpiade, petinggi partai politik, pejabat Bali, menteri, hingga presiden mampir ke sini. Foto mereka bersama Made Kyana bertebaran di dinding ruang depan warung dengan penataan dan kualitas seadanya.

"Kalau presiden atau keluarga- nya mau makan di sini, pengawal- nya sudah datang duluan. Repot tetapi menyenangkan," ujar Kyana seraya menyebut nama mantan Presiden RI.

Kyana menjadi juru masak sejak tahun 1982. Ketika itu ia bekerja di sejumlah restoran di Denpasar, Sanur, dan Badung. Dari situ keterampilan dan pengalamannya sebagai juru masak terasah. Suatu ketika pamannya mengajaknya mengelola warung sendiri. "Karena paman yang mengajak, tiang (saya) membuka warung sendiri akhirnya," kata Kyana yang kini mengelola warung bersama istrinya, Made Darni.

Maka, berdirilah Warung Ikan Bakar Pak Made pada tahun 1994 ketika menu ikan belum lazim disajikan di warung-warung milik orang Bali. Menu yang ditawarkan umumnya berbasis ikan laut. Meski begitu, ia juga menyediakan menu ayam bakar dan ayam goreng, serta sayur pelengkap, mulai dari plecing kangkung, cah sawi, hingga cap cay. Satu paket menu diberi harga antara puluhan ribu rupiah dan Rp 135.000.

Warung makan itu terus berkembang. Namun, Made Kyana tidak berkeinginan membuka cabang atau sekadar memperluas warungnya. Semua ia biarkan sederhana, apa adanya. Ia cukup puas dengan apa yang telah diperoleh sekarang. Buatnya, rezeki sudah diatur Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Sebagai rasa syukur, setiap hari ia sisihkan sejumput ikan bakar dan nasi olahannya untuk persembahan kepada dewata.


23.45 | 0 komentar | Read More

Pemilih ABG Terpikat Ical karena Kaya

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilih muda rupanya kepincut dengan Aburizal Bakrie yang kaya raya. Mereka berharap, jika Ketua Umum Partai Golkar itu terpilih menjadi Presiden, dia tidak korupsi.

"Kalangan pemilih pemula melihat ARB (Aburizal Bakrie) sebagai tokoh yang sudah kaya sehingga diharapkan tidak larut dalam berbagai kebijakan yang koruptif. ARB juga dinilai sebagai seorang konglomerat yang menguasai masalah perekonomian nasional," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S Bakry di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Minggu (5/5/2013).

Belakangan pria yang akrab disapa Ical itu memang sedang gencar-gencarnya menarik simpati pemilih pemula. Dia terus melakukan sosialisasi di kalangan anak-anak remaja. Iklan-iklannya juga lebih banyak diarahkan untuk pemilih pemula.

Dari upaya itu, LSN pun mendapatkan elektabilitas Aburizal Bakrie berada di urutan tertinggai dari hasil survei capres yang khusus diarahkan untuk kelompok pemìlih pemula. Ical mendapatkan 18,6 persen, mengalahkan Wiranto yang mendapat 16,3 persen dan Megawati Soekarnoputri 13,9 persen.

"Wiranto banyak dipilih karena pemilih pemula melihatnya sebagai sosok yang tegas, yang kontras dengan karakter Presiden SBY. Selain itu Wiranto juga dipersepsikan sebagai tokoh yang bersih yang berhasil menjadikan partai Hanura sebagai partai bersih," tutur peneliti utama LSN, Dipa Pradipta.

Sementara Prabowo Subianto mendapat 12,5 persen suara, disusul Hatta Rajasa dan Surya Paloh yang masing-masing mendapat 5,3 persen, serta Yusril Ihza Mahendra 5,1 persen.

Sedangkan posisi lima terbawah adalah Sutiyoso yang mengantongi 3,6 persen, Marzuki Ali 3,3 persen, Anis Matta 2,1 persen, Muhaimin Iskandar 1,9 persen, dan Suryadharma Ali 1,2 persen. Sebanyak 10,9 persen tidak tahu dan tidak memilih.

Populasi survei LSN ini didapat dari pemilih pemula yakni berusia 16-20 tahun atau yang akan melakukan pemilihan pertamanya pada 2014 nanti. Capres yang menjadi opsi adalah capres struktural, yaitu orang yang memiliki posisi penting dari tiap partai.

Survei ini dilakukan pada 1-7 April 2013 di 33 Provinsi seluruh Indonesia dengan 1.230 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara tatap muka dan memberikan kuisioner, dengan margin of error sebesar 2,8 persen.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


23.45 | 0 komentar | Read More

Presiden Korsel Bawa Rombongan Besar ke AS

Written By bopuluh on Kamis, 02 Mei 2013 | 23.45

Presiden Korsel Bawa Rombongan Besar ke AS

Penulis : Josephus Primus | Jumat, 3 Mei 2013 | 13:34 WIB

KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye membawa rombongan besar saat bertandang ke AS pada Minggu (5/5/2013). Menurut warta Yonhap pada Jumat (3/5/2013), kunjungan Presiden Geun-hye ke luar negeri adalah yang pertama saat dirinya menjabat orang nomor satu di Negeri Ginseng tersebut.

Media itu menyebutkan anggota delegasi ada 51 orang. Mereka berkepentingan untuk membina lebih baik hubungan ekonomi kedua negara. Jumlah delegasi ini pun merupakan sejarah baru bagi Korsel. Ikut serta dalam delegasi itu adalah lima pemimpin bisnis terbesar Korsel di antaranya yakni dari Samsung Electronics Lee Kun-hee, Hyundai Motor Chung Mong-koo, dan Group LG Koo Bon-moo.

Delegasi terbesar ini merupakan wujud kepercayaan Korsel untuk mempertinggi hubungan bilateral dengan AS di tengah-tengah krisis di Semenanjung Korea, kata pernyataan istana kepresidenan Korsel.

Menurut rencana, delegasi itu akan bertemu dengan mitranya dari AS. Salah satu agenda penting pertemuan adalah promosi bisnis bilateral.

Ikut serta dalam delegasi itu adalah lima pemimpin bisnis terbesar Korsel di antaranya yakni dari Samsung Electronics Lee Kun-hee, Hyundai Motor Chung Mong-koo, dan Group LG Koo Bon-moo.


23.45 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger