Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

HTC One, Smartphone Pilihan Berbahan Aluminium

Written By bopuluh on Senin, 08 April 2013 | 23.45

KOMPAS.com - Seorang teman pernah berkomentar bahwa nama "One" yang dipilih HTC untuk ponsel ini merupakan keputusan marketing yang aneh, terutama dari sudut pandang optimalisasi mesin pencari.

 "Coba saja cari di Google, pasti akan sulit mencari info soal perangkat ini karena tercampur dengan ponsel-ponsel terdahulu HTC yang sama-sama bernama 'One'," celoteh sang teman.

Entah apa alasan sebenarnya di balik pemilihan nama tersebut, tapi kata "One" tanpa embel-embel apapun seolah memberi kesan keyakinan terhadap suatu produk, bahwa perangkat yang bersangkutan adalah "The One",  smartphone "terpilih" yang (akhirnya) akan membawa HTC ke posisi puncak di jagat mobile.

Benarkah demikian? Hanya waktu yang bisa menjawab. Yang jelas, KompasTekno dbuat terkesan oleh perangkat yang dibekali berbagai macam fitur inovatif ini setelah mencobanya beberapa lama. Apa alasannya? Ikuti ulasan berikut.

Desain

HTC sungguh terkesan tak main-main dengan andalan barunya ini. Dari awal mata memandangnya pun, One sudah terlihat seperti perangkat berkelas yang layak duduk di posisi teratas tangga smartphone dunia bersama Samsung Galaxy S4, Apple iPhone 5, dan BlackBerry Z10.

htc_one_front-back Bagian depan dan belakang HTC One (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Hampir seluruh tubuhnya dibalut cangkang aluminium bertekstur matte mirip bahan serupa pada seri notebook MacBook besutan Apple. Bahan logam ini membuat HTC One terasa dingin saat pertama kali disentuh, sekaligus solid, kokoh, sama sekali tak seperti smartphone lain yang berbahan plastik.

Desain One agaknya menganut konsep minimalis. Di bagian muka hanya akan dijumpai dua buah tombol softbutton, yaitu "Home" dan "Back".

htc_one_grille
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Sisi atas dan bawah perangkat ini agak melebar untuk mengakomodir dua unit speaker hasil kreasi Beats Audio. Maksudnya, agar terdapat spacing stereo yang memadai saat pengguna memakai HTC One untuk menonton film dalam orientasi landscape. Bentuk yang melebar tersebut sekilas membuatnya tampak mirip dengan BlackBerry Z10.

htc_one_use Dengan ketebalan 9,3mm, HTC One terasa lebih tipis dari yang sebenarnya karena bentuk sisi belakang yang melengkung (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Sekeliling display 4,7 inci pada HTC One dibingkai dengan bezel berwarna hitam glossy yang selaras dengan tema keseluruhan smartphone ini. Layar yang dilapis Gorilla Glass anti-baret tersebut memiliki resolusi full-HD (1920x1080).

Tampilannya sungguh luar biasa. Cerah dan kontras tanpa saturasi berlebihan (warna terlalu pekat) seperti pada layar AMOLED di beberapa perangkat lain. Viewing angle display HTC One pun luas, bisa dilihat dari sudut manapun tanpa degradasi kualitas yang berarti. Saking bagusnya, layar ini seolah-olah terlihat seperti stiker kertas yang ditempelkan di permukaan smartphone.

htc_one_top Konektor audio 3,5 mm di bagian atas HTC One, di samping tombil power. Dari sudut pandang ini bisa dilihat bentuk tubuh HTC One yang melengkung di bagian belakang sehingga terasa pas di tangan (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Beralih ke urusan konektivitas, pengguna bisa menemukan slot micro-SIM card HTC One di sisi kiri perangkat, sementara tombol volume ditempatkan di sisi kanan seperti biasa. Tombol volume up-down ini agak sulit ditekan karena tidak menonjol, melainkan rata dengan tubuh smartphone di sekelilingnya.

Untuk memudahkan pengguna yang gemar melarutkan diri dalam alunan musik, disediakan pula sebuah konektor jack audio 3,5mm di sisi atas. Adapun port USB untuk keperluan transfer data dan charging bisa ditemukan di bagian bawah.

htc_one_headphones Sebuah earphone model "in-ear" berwarna merah menyala turut disertakan dalam paket penjualan (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

htc_one_charger Pengisian baterai bisa dilakukan memakai perangkat charger yang tersedia atau dicolok langsung ke port USB di komputer (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Kebetulan, Kompas Tekno memperoleh sample HTC One yang berwarna hitam. Perangkat ini juga tersedia dalam pilihan warna lain, yaitu putih/silver. Untuk melihatnya, silakan baca artikel hands-on Kompas Tekno di tautan berikut.

Software

HTC One mengusung sistem operasi Android 4.1.2 (Jelly Bean) yang dikustomisasi dengan user interface HTC Sense 5. Berbeda dengan UI pada seri-seri ponsel terdahulu, Sense 5 tampil sederhana tapi tetap elegan dan sedap dipandang.

Layar "all programs", misalnya, hanya dihiasi latar belakang berwarna hitam dengan deretan icon yang tampak flat, tanpa efek 3D, drop shadow, atau apapun. Di bagian atas terdapat keterangan jam dan informasi cuaca yang membantu pengguna agar tetap awas dengan keadaan sekitar.

Susunan grid antar-icon terlihat agak renggang (3x4) secara default, tetapi bisa diubah menjadi 4x5 apabila diinginkan, seperti terlihat di bawah.

htc_one_screens_interfaces
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Layar homescreen pun tampak "bersih" dari widget. Di samping launch bar di sisi bawah yang memuat beberapa shortcut hanya ada sebuah kolom search bar dan satu pengecualian lagi, Blink Feed.

Blink Feed adalah salah satu fitur unggulan HTC One yang secara default diletakkan di layar homescreen paling kiri. Fitur permanen ini menampilkan berbagai macam update dari sejumlah penyalur konten, termasuk situs berita dan jejaring sosial semacam Facebook dan Twitter, mirip fitur Live Tiles milik Windows Phone.

Untuk mengakses konten, cukup sentuh frame yang memuat konten tersebut. Bentuk dan ukuran frame ini berbeda-beda sehingga terkesan dinamis dan tidak membosankan.

htc_one_screens_blink-feed Tampilan Blink Feed pada HTC One (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Sayangnya, pengguna hanya dapat memilih update konten dari sumber-sumber terpilih saja, tak bisa leluasa menambahkan sumber sendiri -misalnya RSS feed seperti pada Flipboard. Pun begitu, Blink Feed yang akan langsung menyambut pengguna begitu mulai memakai HTC One ini terasa cukup menghibur dan informatif.

Tentu, layar home screen pada HTC One pun bisa ditambah jumlahnya serta diimbuhi berbagai macam widget dan shortcut aplikasi sesuai keiginan pengguna.

Zoe dan Highlights Reel

Dua fitur andalan HTC One lainnya yang relatif lebih "tersembunyi" adalah  Zoe dan Highlights Reel.

Zoe yang merupakan fitur still picture merangkap video bisa diakses dengan mengaktifkan aplikasi kamera, kemudian menekan icon kamera kecil yang berada di satu sisi layar. Begitu tombol shutter ditekan, HTC One akan mengambil video berdurasi selama tiga detik.

Nah, hasil perekaman Zoe ini berupa video berdurasi tiga detik tadi dan foto (still picture) sebanyak 20 frame dalam resolusi penuh (2688x1520) yang bisa diakses dengan cara membuka internal storage HTC One lewat komputer. Mirip-mirip fitur burst mode, tapi dengan tambahan klip video pendek.

htc_one_ZOE-edit Fitur Zoe menghasilkan rekaman video berdurasi 3 detik dan 20 frame still picture dalam kecepatan burst 6 FPS (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Akan halnya Highlights Reel, fitur yang satu ini merangkum semua foto dan video (termasuk video Zoe) yang diambil oleh pengguna dalam satu hari dan secara otomatis meramunya dalam klip video berdurasi 30 detik, lengkap dengan efek-efek visual dan background music. Contohnya bisa dilihat di bawah.

Contoh Highlights Reel yang dibuat secara otomatis oleh HTC One (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Video Highlights Reel ini dibuat tanpa campur tangan pengguna sedikitpun! HTC One akan menampilkan video tersebut pada gallery di bagian atas. Gallery pada HTC One memang secara default mengkategorikan file foto dan video berdasarkan tanggal pengambilan.

Pengguna pun tinggal memilihnya untuk menikmati "highlights" dalam satu hari itu. Apabila diinginkan, tersedia juga untuk memilih sendiri klip video dan foto mana yang ingin dimasukkan dalam highlights reel. Total terdapat 13 file yang bisa dipadatkan dalam video singkat 30-detik tersebut.

Ada enam template tema video Highlights Reel yang bisa dipilih, masing-masing denga gaya visual, tempo, dan musik latarnya sendiri.

htc_one_screens_highlights
Layar pemilihan tema (atas) dan konten video Highlights Reel (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Contoh video Highlights Reel dengan tempate tema berbeda. Koleksi gambar yang digunakan sama seperti video sebelumnya (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Sayang, proses pemilihan bagian video yang dipotong untuk dimasukkan dalam video, musik latar, dan style keseluruhan tetap diserahkan sepenuhnya pada HTC One sehingga hasil akhirnya tetap tidak bisa dikontrol sepenuhnya oleh pengguna.

Walaupun demikian, Highlights Reel tetap terasa asyik dan menghibur. Terutama karena proses pembuatannya bisa berjalan di latar belakang tanpa campur tangan sama sekali dari pengguna. Mungkin yang hendak ditekankan oleh HTC di sini adalah kepraktisan dan otomatisasi. Toh, editing video yang lebih "serius" selalu bisa dilakukan dengan memakai PC.

Video Highlights Reel ini bisa langsung di-share melalui beragam media sosial, termasuk YouTube, Facebook, dan HTC Share yang merupakan layanan baru dari produsen yang bersangkutan. Pengguna pun bisa berbagi momen-momen dalam keseharian dengan mudah dan praktis.

Apabila diinginkan, video Highlights Reel juga dapat disimpan dalam format video full-HD MP4 sehingga bisa disalin ke komputer maupun perangkat lain.

Kamera

Bicara soal foto dan video, tentu tak lepas dari kamera. Apalagi, pada smartphone ini HTC menerapkan kamera jenis "Ultrapixel" yang boleh dikata merupakan inovasi "radikal" dalam dunia fotografi smartphone.

htc_one_camera Kamera "Ultrapixel" pada HTC One (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Seperti yang bisa ditemukan dalam penjelasan lengkap di tautan ini, istilah Ultrapixel mengacu pada ukuran reseptor cahaya ("pixel") pada sensor kamera HTC One yang lebih besar dibandingkan smartphone lainnya. Ukuran yang lebih besar tersebut diklaim membuat sensor kamera lebih sensitif terhadap cahaya dan mampu menghasilkan gambar lebih bagus.

Ukuran sensor kamera Ultrapixel sendiri juga diklaim lebih besar dibandingkan smartphone lain, yaitu 1/3 inci.

Kekurangan teknologi ini, kamera HTC One hanya memiliki resolusi 4 megapixel atau jauh di bawah smartphone high-end lainnya yang kini mengusung sensor 8 megapixel atau lebih.

Mengapa bisa begitu? Bayangkan Anda mengisi penuh sebuah ember dengan bola ping-pong. Kosongkan ember tersebut, lalu isi penuh kembali, kali ini dengan bola tenis. Tentu, jumlah bola tenis yang bisa dimasukkan dalam ember lebih sedikit dari bola ping-pong karena ukurannya lebih besar.

Itulah yang terjadi pada kamera HTC One dengan sensor Ultrapixel-nya yang memiliki pixel berukuran lebih besar dari smartphone lain.

Untuk keseharian seperti menjepret foto untuk upload ke jejaring sosial dan cetak ukuran kecil, resolusi 4 megapixel sebenarnya sudah lebih dari cukup. File JPEG hasil kreasi kamera Ultrapixel milik HTC One pun sudah indah dipandang tanpa perlu dimodifikasi, baik pada layar smartphone maupun monitor komputer. Warna-warna tampil cerah dengan kontras tinggi dan bebas noise, termasuk dalam kondisi gelap sekalipun. Berikut contoh-contohnya.

htc_one_samples_day
Contoh hasil foto HTC One di kondisi outdoor (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

htc_one_samples_night
Contoh hasil foto HTC One di kondisi indoor/ malam hari (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Ada beberapa catatan menyangkut hasil foto HTC One. Pertama, apabila aspect ratio diubah menjadi 4:3, maka smartphone akan melakukan cropping sehingga mengurangi ukuran gambar menjadi 2048x1520 pixel (3 megapixel). Untuk memanfaatkan resolusi penuh dari kamera Ultrapixel ini, agaknya setting aspect ratio harus disetel pada 16:9 (2688x1520 atau 4 megapixel).

Kedua, ada kecenderungan hasil foto menunjukkan purple fringing pada pinggiran area-area dengan kontras tinggi. Radius purple fringing ini cukup besar sehingga sudah kentara (membuat beberapa bagian foto tampak berwarna ungu), bahkan sebelum foto di-zoom in di monitor komputer.
htc_one_samples_purple
Contoh efek purple fringing pada tangkapan foto HTC One. Kotak merah menunjukkan area crop 100 persen (Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Meski efek purple fringing ini bisa dihilangkan dengan sangat mudah menggunakan aplikasi-aplikasi pengolah gambar terkini semacam Adobe Photoshop dan Photoshop Lightroom, ada baiknya memperhatikan scene yang dipotret (hindari area berkontras tinggi) untuk menghindari cacat gambar tersebut agar tak repot mengolahnya nanti.

htc_one_screens_camera
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

HTC pun tak lupa membekali kamera pada One dengan berbagai macam opsi pengaturan setting. Aneka parameter mulai dari exposure compensation, tampilan grid rule of thirds, ISO, hingga custom white balance siap mengakomodir pengguna yang belum puas dengan setting Auto. Rupa-rupa tambahan filter efek visual ("Vintage", "Sepia", dsb.) juga disediakan.

Video

Bagaimana dengan video? Layaknya smartphone modern, pastilah HTC One mampu merekam video full-HD (1920x1080). Ini berlaku untuk kedua unit kamera depan dan belakang.

Besarnya frame rate yang ditawarkan adalah 30 FPS, plus perekaman suara stereo dan image stabilizer. Seperti apa hasil video HTC One? Berikut ini contohnya.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, beberapa bagian video yang Anda rekam dengan HTC One bisa dimasukkan dalam Highlights Reel, baik secara otomatis maupun dipilih oleh Anda sendiri.

Hasil rekaman video bisa dinikmati di layar "Super LCD3" cemerlang HTC One, dipadu keluaran suara lantang dan jernih dari sepasang speaker Beats Audio.

Earphone model in-ear yang disediakan pun berkulitas cukup bagus. Hanya saja, dentuman bass-nya yang dalam dan menghentak mungkin kurang cocok dengan selera sebagian orang.

Performa

Sebagai perangkat flagship, tak aneh jika HTC One dilengkapi berbagai macam komponen canggih. Sebut saja prosesor quad-core Qualcomm Snapdragon berkecepatan 1,7 GHz,  RAM 2 GB, serta pilihan kapasitas on-board storage 32 atau 64 GB. Hasilnya? Mungkin screenshot dua benchmark ini sudah bisa mewakilkan.

htc_one_screens_benchmarks
(Gambar: Oik Yusuf/ Kompas.com)

Apabila HTC One X diibaratkan sebagai sedan keluarga, maka HTC One yang menjadi suksesornya adalah sebuah supercar eksotik.

Perbedaan kinerja antara dua andalan HTC yang beda generasi itu mungkin tak terlihat dalam penggunaan sehari-hari. Tapi begitu menginjak benchmark, nyatalah bahwa One memang "beda liga", sama sekali bukan tandingan para pendahulunya.

Performa luar biasa itu diterjemahkan dalam aktivitas pemakaian HTC One yang berjalan sangat mulus. Tak peduli apa yang dilakukan penggunanya, entah sekadar browsing, sibuk menjepret-jepret foto dengan kamera yang sangat responsif, ataupun bermain judul-judul game termutakhir.

Video Highlights Reel pun bisa tercipta secara "ajaib" di latar belakang, tanpa intervensi apapun dari pengguna. Meski, ketika diminta mengkustomisasi tema dan gambar/ video yang dipilih sendiri oleh pengguna, HTC One masih butuh waktu beberapa saat untuk mengkompilasi video hasil akhir.

Tentu, selalu ada dua sisi dari sekeping mata uang. Kinerja tinggi HTC One harus dibayar dengan daya tahan baterai yang lemah. Sebuah full-charge hanya akan bertahan dari pagi hingga menjelang malam dengan penggunaan berselang-seling, browsing, merekam foto/ video, membuka beberapa aplikasi jejaring sosial, dam bermain game.

Siap-siaplah mengantungi baterai portablet alias "powerbank" jika ingin menggunaan perangkat ini seharian.

Kesimpulan

Dengan segala kelebihan yang ditawarkan, tak salah rasanya menyebut HTC One sebagai salah satu smartphone terbaik yang ada sekarang. Produsen yang menciptakannya terkesan benar-benar all-out, berusaha maksimal dalam merancang perangkat yang satu ini.

Berkat sejumlah fitur unik, HTC One berhasil tampil menonjol di antara produk-produk smartphone Android lain. Salah satu yang paling menarik adalah Blink Feed yang lumayan menghibur sekaligus informatif tanpa membuat repot karena senantiasa tampil di homescreen.

Kabarnya, HTC akan bekerjasama dengan operator seluler untuk menyediakan bundling khusus sehingga transaksi data dari Blink Feed tak akan memotong kuota pengguna.

Ada pula Highlights Reel yang sekilas terdengar seperti gimmick tapi sebenarnya sangat menarik, di mana hasil-hasil tangkapan gambar kamera Ultrapixel dapat disatukan dalam video 30 detik tanpa intervensi pengguna sama sekali, lalu bisa di-share melalui beragam media sosial.

Urusan performa pun tak usah diragukan, karena dapur pacu HTC One terbukti sangat bertenaga baik dalam benchmark maupun pemakaian sehari-hari.

Bagusnya lagi, semua itu dikemas dalam fisik smartphone yang dirancang apik, dengan balutan cangkang logam dan layar kinclong berukuran besar.

Tapi, tentu saja, HTC One pun tak luput dari kekurangan. Kamera Ultrapixel andalannya, sebagai contoh, meski sangat responsif dan bisa diandalkan di segala situasi, ternyata kurang mampu menangkap detail dalam sebuah scene. Ini adalah trade-off yang sulit dihindari dari pixel berukuran besar.

Sumber konten Blink Feed pun tidak bisa dipilih secara bebas, sementara Zoe yang menangkap 20 frame sekali jepret berikut video 3 detik berpotensi membuat berantakan gallery Anda dengan jumlah file yang sangat banyak.

Lalu ada masalah daya tahan baterai yang kurang mumpuni dan storage on-board yang tak bisa diekspansi meski sebenarnya sudah cukup memadai (32/64 GB).

Biarpun begitu, semua kendala di atas tetap tak menghalangi pesona HTC One sebagai salah satu produk smartphone high-end paling menarik saat ini.

Sekarang semuanya tergantung selera dan kebutuhan pengguna karena para pesaing HTC pun tak tinggal diam dan telah menelurkan andalannya masing-masing. Jadi, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, apakah smartphone ini terlihat seperti "The One" untuk Anda?

HTC One

Kelebihan:
+ Desain menarik dengan material aluminium
+ Layar besar dan cemerlang
+ Keluaran suara lantang berkualitas
+ Kamera Ultrapixel menghasilkan foto indah, bahkan daam kondisi gelap
+ Dibekali fitur-fitur unik: Blink Feed, Highlights Reel, dan Zoe
+ Kinerja mumpuni

Kekurangan
- Daya tahan baterai kurang
- Tak ada slot memori micro-SD
- Kamera kurang mampu menangkap detail
- Sumber konten Blink Feed tak bisa dipilih secara bebas

Spesifikasi
- Ukuran layar: 4,7 inci (1920x1080), kepadatan pixel  469 ppi
- Sistem operasi: Android 4.1.2 Jelly Bean
- Prosesor: Qualcomm Snapdragon 600, quad-core 1,7 GHz.
- RAM: 2GB
- Storage internal: 32/64 GB
- Dimensi fisik: 137,4 x 68,2 x 9,3 mm
- Bobot: 143 gram
- Konektivitas: GSM, HSPA+, LTE, WiFi 802.11 a/ac/b/g/n, DLNA, Bluetooth 4.0, micro USB
- Kamera: 4 megapixel dengan autofokus dan LED flash (belakang), 2,1 megapixel (depan)
- Kapasitas baterai: 2300 mAh
- Pilihan warna: hitam dan putih/silver 


23.45 | 0 komentar | Read More

650.000 Liter Solar Milik PLN Tumpah ke Laut

Pencemaran

650.000 Liter Solar Milik PLN Tumpah ke Laut

Penulis : Agustinus Handoko | Selasa, 9 April 2013 | 13:39 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com — Gelombang besar dan angin kencang pada Minggu (7/4/2013) sore lalu menenggelamkan kapal tanker pengangut 650.000 liter solar milik PT PLN.

Penanganan solar yang tumpah ke laut masih dikoordinasikan oleh Direktorat Polisi Perairan Kepolisian Daerah Kalimantan Barat.

Direktur Polisi Perairan Polda Kalbar Komisaris Besar Ramses Kamsuddin menjelaskan, penanganan tumpahan solar di Pasang Tikar, Kabupaten Kubu Raya, dilakukan setelah 10 anak buah kapal selesai dievakuasi dan dipastikan selamat.

"Kapal Putra Segara VI sedang membawa muatan solar dari Pontianak ke Ketapang, tetapi sesampainya di Padang Tikar dihantam ombak," kata Ramses, Selasa.

Ramses memastikan, 10 anak buah kapal selamat dari musibah itu. "Penanganan tumpahan solar menjadi prioritas kami dan instansi-instansi terkait setelah evakuasi anak buah kapal selesai.

Penanganan tumpahan solar tidak mudah sehingga perlu koordinasi matang," kata Ramses. Solar itu merupakan bahan bakar untuk beberapa pembangkit listrik tenaga diesel di Ketapang.


23.45 | 0 komentar | Read More

Selendang Merah, Ketika Kehidupan Telah Terbalik

Written By bopuluh on Minggu, 07 April 2013 | 23.45

SURAKARTA, KOMPAS.com--Selendang itu beragam maknanya. Terlebih jika selendang dimaksud sebagai sampur, maka si penerima sampur biasanya mendapat giliran menari, giliran menerima peran, untuk menghidupkan panggung. Dan panggung, bisa diterjemahkan sebagai kehidupan. Maka ketika selendang atau sampur itu diberikan kepada seekor kera seperti yang terjadi pada lakon "Selendang Merah" yang merupakan bagian akhir dari Opera Jawa garapan sutradara Garin Nugroho, kehidupan pun menjadi jungkir balik, 'hewan menjadi manusia dan manusia menjadi hewan' yang berlangsung di Teater Besar Institut Senin Indonesia (ISI) Surakarta pada tanggal 6 dan 7 April 2013.

Narator (Endah Laras), dengan wajah dilaburi bedak putih, membuka pertunjukan sambil memperkenalkan para pemainnya. Dia pun menyebut, di panggung itu ada Tuan Ledhek (Anggono Kusumo Wibowo), ada Sri ledhek Sruti Respati), ada Anoman (Heru Purwanto), dan seterusnya.

Lalu dengan lembut gamelan masuk sebelum akhirnya bergerak rancak mengiringi tiga penari pria yang bergerak atraktif. Penari masuk dan keluar panggung, mereka mengisahkan rombongan ledek yang menemukan kera di tengah hutan yang telah ranggas.

Kera yang kemudian disebut sebagai Anoman itu pun dipaksa untuk bergabung dengan rombongan ledek melaui proses yang keras dan kejam. Oleh berjalannya waktu, antara si ledek dan kera saling mengasihi. Seiring dengan berbagai bencana yang datang, seorang tetua adat menganjurkan agar si ledek bercinta dengan si kera agar bencana mereda.

Jika ingin kehidupan berlangsung baik, maka manusia harus baik kepada alam. Jika manusia menciderai alam, maka kehidupan akan tunggang langgang, manusia akan menjelma binatang. Itulah pesan dari cerita ini. Sebuah pesan peradaban yang dikemas ke dalam panggung yang menghadirkan seni tari, musik, sastra, instalasi, film, akting, dan vokal. Anasir-anasir ini saling jalin dan membentuk bangunan pertunjukan indah yang puitis.

Maklumlah, sebagai sutradara film, Garin Nugroho selama ini memang dikenal "dalam" memahami tema dan juga terampil merangkai gambar menjadi sajian yang elok sekaligus estetis. Karya-karya filmnya diputar dan mendapat sambutan meriah di beberapa negara untuk mengikuti festival bergengsi.

Garin memang bukan jenis sutradara yang hanya mengabdi kepada air mata dan kecengengan hidup yang selama ini menjadi "dagangan" laris para sutradara Indonesia kebanyakan. Itulah sebabnya, kendati tak disambut dengan gegap gempita, karya Garin biasanya malah diapresiasi dengan baik oleh seniman-seniman luar negeri. Opera Jawa, adalah salah satu dari karya Garin yang bukan saja diapresiasi oleh dunia, melainkan juga bukti ketekunan Garin dalam berproses dan berkesenian.

Tahun 2005, adalah Petter Sellars (salah satu sutradara terkemuka teater kontemporer Amerika) bersama Simon Field (mantan direktur Rotterdam Film Festival) dan Keith Griffith (dikenal memproduksi dokumenter instalasi art) memilih sutradara untuk membat film untuk memeringati kelahiran Amadeus Mozart ke-250 tahun, yang dirayakan oleh berbagai seniman dunia dengan beragam
disiplin seni di kota Wina.

Awalnya, "Opera Jawa" memang digagas untuk merayakan Mozart dan mempersembahkan gamelan sebagai ciri dari Indonesia. Mengambil lakon "Ramayana" sebagai pijakan, "Opera Jawa" pun dikemas dengan berbagai disiplin seni (film, instalasi, fashion, tari, musik, sastra). Nah, dari sinilah "Opera Jawa" bermula dan kemudian terus mengalir menjumpai zamannya.

Selanjutnya "Opera Jawa" melahirkan seri kesatu bertajuk "Ranjang Besi" untuk spectacle teater bersamaan denga distribusi film Opera Jawa di Jerman dan Swiss. Kemudian, Opera Jawa pun melahirkan kembali seri kedua yang diberi judul "Tusuk Konde", hingga akhirnya di tahun 2013 ini, Garin melahirkan seri terakhir dari "Opera Jawa" berjudul "Selendang Merah".

Seperti karya-karya yang sebelumnya, "Seledang Merah" juga masih membuktikan bahwa Garin adalah seorang 'pencerita' yang puitis, yang berkata-kata dengan semua unsur seni yang dimilikinya, mulai dari film, susastra, instalasi, hingga musik. Garin boleh jadi tak mampu bernyanyi, menari dan bermusik dengan hebat, namun dia adalah seorang konduktor hebat dengan menghimpun "jagoan" seni di bidangnya. Mulai dari Rahayu Supanggah sebagai komposer pertunjukan, Anggono Kusumo Wibowo (koreografer), hingga sederet perupa yang mempercantik panggung seperti Sunaryo, Entang Wiharso, hingga Agus Suwage. Tak cuma itu, Garin juga didukung oleh seniman-seniman multi talenta yang bisa menari, bernyanyi, dan tentu saja berakting semacam Sruti Respati.

Menurut rencana, setelah digelar di Solo, "Selendang Merah" akan dipentaskan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, pada 13-14 April 2013. (jy)


23.45 | 0 komentar | Read More

Presiden: Yang Dukung BBM Naik Jangan Balik Kanan

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar semua pihak yang mendukung kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubdisi tidak berubah sikap ketika kebijakan tersebut dijalankan lalu terjadi gelombang penolakan dari rakyat.

Hal itu dikatakan Presiden SBY ketika membuka musyawarah nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ke IX di Jakarta, Senin (8/4/2013). Ketika itu, Presiden menjawab sikap Apindo yang mendukung kenaikan harga BBM untuk kepentingan nasional. Sikap tersebut disampaikan Ketua Apindo Sofjan Wanandi.

"Kalau semua sepakat harga BBM dinaikan, pilihannya sedang kita godok, dan ternyata nanti dijalankan terjadi gelombang penolakan, jangan balik kanan yang usulkan tadi. Apalagi (menjadi) yang paling keras menentang. Bulan lalu ngomong apa, sekarang ngomong seperti apa. Ayo kita belajar menjalankan politik yang baik," kata Presiden disambut tawa para pengusaha yang hadir.

Seperti diberitakan, pemerintah sempat berencana menaikan harga BBM bersubdisi tahun lalu lantaran melambungnya harga minyak dunia. Belakangan, berbagai pihak menentang rencana pemerintah itu hingga terjadi aksi turun ke jalan. Akhirnya harga BBM tidak dinaikkan.

Presiden mengatakan, anggaran dari hasil penghematan subdisi BBM nantinya tidak hanya dialokasikan untuk infrastruktur. Pasalnya, kata dia, tidak semua rakyat miskin menikmati infratruktur. Sebagian hasil penghematan subdisi BBM nantinya akan dialihkan ke program pengentasan kemiskinan.

Presiden menambahkan, pemerintah masih membahas masalah BBM sebelum kebijakan diambil. Salah satu opsinya, menaikkan harga BBM bersubsidi. Hanya saja, kata Presiden, masih dipertimbangkan apakah kenaikan harga BBM itu dipukul rakat atau hanya untuk kalangan yang tak layak menerima subsidi.

"Poin saya, orang miskin harus dilindungi, tapi makro ekonomi dan fiskal kita sehat. Subsidi jadi adil dan tepat sasaran. Dunia usaha silahkan memberikan pandangan. Tapi jelas prioritas kami tahun ini dan tahun depan fiskal jadi lebih sehat," kata Presiden.

Ikuti artikel terkait di Topik Subsidi BBM untuk Orang Kaya?

Editor :

Erlangga Djumena


23.45 | 0 komentar | Read More

Irfan/Weni Tambahkan Gelar Juara

Written By bopuluh on Sabtu, 06 April 2013 | 23.45

Australia Terbuka GP Giold

Irfan/Weni Tambahkan Gelar Juara

Minggu, 7 April 2013 | 13:33 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Ganda campuran Indonesia, Irfan Fadhilah/Weni Anggraeni bermain mengesankan untuk merebut gelar juara Australia Terbuka GP Gold, Minggu.

Di final, Weni/Irfan ynag diunggulkan di tempat ketiga menang atas unggulan 7 asal Korea Selatan, Shin Baek Choel/Jang Ye Na 21-14, 22-24, 21-16.

Setelah unggul di game pertama 21-14, kedua ganda terlibat pertandingan sengit di game kedua. Meski sempat unggul jauh, Weni/Irfan akhirnya menyerah 22-24.

Untungnya di game ketiga, pasangan Indonesia mampu mempertahankan irama permainan seperti dua game pertama. Mereka unggul terus dan akhirnya menang 21-16.

Ini merupakan gelar juara kedua setelah sebelumnya, ganda puteri Aprilsasi Putri Lejarsar Variella/Vita Marissa mempersembahkan gelar juara pertama dengan mengalahkan unggulan 2 asal Thailand, Savitree Amitrapai/Sapsiree taerattanachai 21-19, 21-15.

Indonesia dipastikan meraih tiga gelar juara karena di nomor ganda putra terjadi final sesama Indonesia. Ganda Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan akan menghadapi Ryan Agung Saputra/Angga Pratama.

Sumber :

tournamentsoftware

Editor :

A. Tjahjo Sasongko


23.45 | 0 komentar | Read More

Golkar Incar Pemilih Pemula Lewat Tryout UN

Golkar Incar Pemilih Pemula Lewat 'Tryout' UN

Penulis : Alfiyyatur Rohmah | Minggu, 7 April 2013 | 13:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golongan Karya (Golkar) membidik pemilih pemula untuk mencapai target 30 persen suara pada Pemilu 2014 mendatang. Untuk pendekatan, Golkar memperkenalkan diri melalui tryout Ujian Nasional dan tryout masuk perguruan tinggi negeri.

"Kalau ada kegiatan seperti itu (tryout), walaupun bukan bersifat politik, tapi nantinya juga akan berdampak politik untuk mereka," kata politisi Golkar Hajriyanto Tohari dalam acara sosialisasi Pemilih Pemula yang diselenggarakan CEPP (Center For Election & Political Party) di Universitas Indonesia, Depok, Minggu (7/4/2013).

Pemilih pemula juga akan memberikan pengaruh suara yang cukup signifikan pada pemilu mendatang. Dengan perhitungan seperti itu, Partai Golkar bisa mendapatkan sedikitnya 35 kursi legislatif di DPR.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Center for Election and Political Party (CEPP), pemilih pemula di Indonesia mencapai 50 juta orang. Dengan jumlah seperti itu, pemilih pemula bisa menjadi target sasaran yang empuk untuk bisa mendulang suara pada pemilu mendatang.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


23.45 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Jumat, 05 April 2013 | 23.45

KOMPAS.comKOMPAS.comTak Perlu Bergegas Tinggalkan KorutJokowi Canangkan Jakarta Ramah AutismeGempa di Papua, Warga Berlarian ke Luar RumahDi China, HTC One Tampil BedaRossi Puji Performa Ciamik MarquezSutiyoso: Pencopotan Jenderal Itu Hukuman Luar BiasaIndonesia Sudah Loloskan Dua finalisTelepon Warga: Pak, Apa Saya Bisa Ikut Lelang JabatanMalu, Korban Pemerkosaan Memilih Pindah RumahKeluarga Korban Penembakan: Jangan Sebut PremanGranat Aktif di Rumah Pengedar NarkobaPesiar Terbang Keliling Dunia Lewat Bali Rp 300 JutaCukup Kalsium Justru Mencegah Batu GinjalGempa 7,2 SR Guncang PapuaJokowi Minta DKI Juara Umum PON Remaja 2014


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sat , 06 Apr 2013 13:40:10 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13394916/Tak.Perlu.Bergegas.Tinggalkan.Korut Sat , 06 Apr 2013 13:39:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/26/1426103-kim-jong-un-tinjuau-latihan-militer-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bahkan PBB nyatakan tak perlu bergegas tinggalkan Korut meski Pyongyang resmi sampaikan tak bisa jaga keselamatan kantor kedubes asing. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13394916/Tak.Perlu.Bergegas.Tinggalkan.Korut">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13394916/Tak.Perlu.Bergegas.Tinggalkan.Korut http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13374834/Jokowi.Canangkan.Jakarta.Ramah.Autisme Sat , 06 Apr 2013 13:37:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1221306-jokowi-autis-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubenur DKI Joko Widodo menghadiri acara peluncuran video pendidikan autisme serta pencanangan program Jakarta Ramah Autisme, di SCBD, Jaksel. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13374834/Jokowi.Canangkan.Jakarta.Ramah.Autisme">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13374834/Jokowi.Canangkan.Jakarta.Ramah.Autisme http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13334645/Gempa.di.Papua..Warga.Berlarian.ke.Luar.Rumah Sat , 06 Apr 2013 13:33:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/03/0714392-lokasi-timika-papua-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Warga yang bermukim di Kota Timika, Papua, berhamburan ke luar rumah setelah merasakan gempa yang berlangsung sekitar 1 menit, Sabtu siang. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13334645/Gempa.di.Papua..Warga.Berlarian.ke.Luar.Rumah">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13334645/Gempa.di.Papua..Warga.Berlarian.ke.Luar.Rumah http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13325723/Di.China..HTC.One.Tampil.Beda Sat , 06 Apr 2013 13:32:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0848055t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Berdasarkan bocoran gambar di internet, HTC One versi China akan sedikit berbeda dibandingkan versi global. Apa saja <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13325723/Di.China..HTC.One.Tampil.Beda">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13325723/Di.China..HTC.One.Tampil.Beda http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13240089/Rossi.Puji.Performa.Ciamik.Marquez Sat , 06 Apr 2013 13:24:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1319117-marc-marquez-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Valentino Rossi mengakui Marc Marquez menjadi penantang serius pada MotoGP 2013, yang sudah diperlihatkan dalam latihan bebas GP Qatar. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13240089/Rossi.Puji.Performa.Ciamik.Marquez">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13240089/Rossi.Puji.Performa.Ciamik.Marquez http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13214091/Sutiyoso.Pencopotan.Jenderal.Itu.Hukuman.Luar.Biasa Sat , 06 Apr 2013 13:21:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1319128-sutiyoso-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sutiyoso menilai, mutasi atau pencopotan jabatan terhadap seorang pimpinan di instansi TNI ataupun Polri merupakan hukuman yang luar biasa. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13214091/Sutiyoso.Pencopotan.Jenderal.Itu.Hukuman.Luar.Biasa">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13214091/Sutiyoso.Pencopotan.Jenderal.Itu.Hukuman.Luar.Biasa http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13173841/Indonesia.Sudah.Loloskan.Dua.finalis Sat , 06 Apr 2013 13:17:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/16/1552146t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">- Indonesia sementara meloloskan dua finalis di nomor ganda puteri dan campuran di turnamen bulu tangkis Australia Terbuka GP Gold, Sabtu 6/4. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13173841/Indonesia.Sudah.Loloskan.Dua.finalis">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13173841/Indonesia.Sudah.Loloskan.Dua.finalis http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13013056/Telepon.Warga.Pak..Apa.Saya.Bisa.Ikut.Lelang.Jabatan Sat , 06 Apr 2013 13:01:30 UTC+0700Ide seleksi terbuka jabatan camat dan lurah bergaung hingga ke luar kalangan Pemprov DKI Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13013056/Telepon.Warga.Pak..Apa.Saya.Bisa.Ikut.Lelang.Jabatan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13013056/Telepon.Warga.Pak..Apa.Saya.Bisa.Ikut.Lelang.Jabatan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1255276/Malu..Korban.Pemerkosaan.Memilih.Pindah.Rumah Sat , 06 Apr 2013 12:55:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/14/1852476t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Merasa malu dengan teman-teman sekolahnya, ESR 14 oleh orangtuanya diungsikan ke rumah saudaranya di Jawa Barat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1255276/Malu..Korban.Pemerkosaan.Memilih.Pindah.Rumah">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1255276/Malu..Korban.Pemerkosaan.Memilih.Pindah.Rumah http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12452256/Keluarga.Korban.Penembakan.Jangan.Sebut.Preman Sat , 06 Apr 2013 12:45:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/31/0736153-juan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keluarga korban tewas penembakan di LP Cebongan menolak penyebutan kelompok preman terhadap keempat anggota keluarganya. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12452256/Keluarga.Korban.Penembakan.Jangan.Sebut.Preman">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12452256/Keluarga.Korban.Penembakan.Jangan.Sebut.Preman http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12413550/Granat.Aktif.di.Rumah.Pengedar.Narkoba Sat , 06 Apr 2013 12:41:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/05/1243396-granat-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hendak menciduk seorang pengedar narkotika di rumahnya, polisi dari Satuan Narkoba Bekasi justru menemukan sebuah granat nanas aktif. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12413550/Granat.Aktif.di.Rumah.Pengedar.Narkoba">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12413550/Granat.Aktif.di.Rumah.Pengedar.Narkoba http://travel.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12251259/Pesiar.Terbang.Keliling.Dunia.Lewat.Bali.Rp.300.Juta Sat , 06 Apr 2013 12:25:12 UTC+0700Perusahaan Australia menawarkan pesiar ekslusif menggunakan pesawat udara dari Darwin ke London dengan satu pesawat bermuatan 36 orang <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12251259/Pesiar.Terbang.Keliling.Dunia.Lewat.Bali.Rp.300.Juta">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12251259/Pesiar.Terbang.Keliling.Dunia.Lewat.Bali.Rp.300.Juta http://health.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12235372/Cukup.Kalsium.Justru.Mencegah.Batu.Ginjal Sat , 06 Apr 2013 12:23:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/15/1037463-organ-ginjal-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Para ahli mengatakan, jumlah kalsium yang kita terima baik dari produk susu atau non-susu berpengaruh besar pada terjadinya batu ginjal. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12235372/Cukup.Kalsium.Justru.Mencegah.Batu.Ginjal">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12235372/Cukup.Kalsium.Justru.Mencegah.Batu.Ginjal http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12130673/Gempa.7.2.SR.Guncang.Papua Sat , 06 Apr 2013 12:13:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/29/1434038t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gempa bumi berkekuatan 7.2 skala Richter mengguncang kawasan timur laut Lanny Jaya, Papua, Sabtu 6/4 pukul 11.42 WIB. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12130673/Gempa.7.2.SR.Guncang.Papua">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12130673/Gempa.7.2.SR.Guncang.Papua http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1203016/Jokowi.Minta.DKI.Juara.Umum.PON.Remaja.2014 Sat , 06 Apr 2013 12:03:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1026049--jokowi-beri-kursi-roda-untuk-atlet-disabel-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Joko Widodo mematok target tinggi untuk prestasi olahraga Jakarta. Tak tanggung-tanggung, gelar juara umum menjadi targetnya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1203016/Jokowi.Minta.DKI.Juara.Umum.PON.Remaja.2014">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1203016/Jokowi.Minta.DKI.Juara.Umum.PON.Remaja.2014

KOMPAS.comKOMPAS.comTak Perlu Bergegas Tinggalkan KorutJokowi Canangkan Jakarta Ramah AutismeGempa di Papua, Warga Berlarian ke Luar RumahDi China, HTC One Tampil BedaRossi Puji Performa Ciamik MarquezSutiyoso: Pencopotan Jenderal Itu Hukuman Luar BiasaIndonesia Sudah Loloskan Dua finalisTelepon Warga: Pak, Apa Saya Bisa Ikut Lelang JabatanMalu, Korban Pemerkosaan Memilih Pindah RumahKeluarga Korban Penembakan: Jangan Sebut PremanGranat Aktif di Rumah Pengedar NarkobaPesiar Terbang Keliling Dunia Lewat Bali Rp 300 JutaCukup Kalsium Justru Mencegah Batu GinjalGempa 7,2 SR Guncang PapuaJokowi Minta DKI Juara Umum PON Remaja 2014


Notice: Undefined index: HTTP_USER_AGENT in /www/cyb2-wskcwp-02/public_html/kompascom2011/index.php on line 13
http://www.kompas.com/ News and Service Sat , 06 Apr 2013 13:40:10 +0000 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13394916/Tak.Perlu.Bergegas.Tinggalkan.Korut Sat , 06 Apr 2013 13:39:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/26/1426103-kim-jong-un-tinjuau-latihan-militer-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bahkan PBB nyatakan tak perlu bergegas tinggalkan Korut meski Pyongyang resmi sampaikan tak bisa jaga keselamatan kantor kedubes asing. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13394916/Tak.Perlu.Bergegas.Tinggalkan.Korut">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13394916/Tak.Perlu.Bergegas.Tinggalkan.Korut http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13374834/Jokowi.Canangkan.Jakarta.Ramah.Autisme Sat , 06 Apr 2013 13:37:48 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1221306-jokowi-autis-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubenur DKI Joko Widodo menghadiri acara peluncuran video pendidikan autisme serta pencanangan program Jakarta Ramah Autisme, di SCBD, Jaksel. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13374834/Jokowi.Canangkan.Jakarta.Ramah.Autisme">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13374834/Jokowi.Canangkan.Jakarta.Ramah.Autisme http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13334645/Gempa.di.Papua..Warga.Berlarian.ke.Luar.Rumah Sat , 06 Apr 2013 13:33:46 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/03/0714392-lokasi-timika-papua-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Warga yang bermukim di Kota Timika, Papua, berhamburan ke luar rumah setelah merasakan gempa yang berlangsung sekitar 1 menit, Sabtu siang. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13334645/Gempa.di.Papua..Warga.Berlarian.ke.Luar.Rumah">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13334645/Gempa.di.Papua..Warga.Berlarian.ke.Luar.Rumah http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13325723/Di.China..HTC.One.Tampil.Beda Sat , 06 Apr 2013 13:32:57 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/05/0848055t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Berdasarkan bocoran gambar di internet, HTC One versi China akan sedikit berbeda dibandingkan versi global. Apa saja <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13325723/Di.China..HTC.One.Tampil.Beda">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13325723/Di.China..HTC.One.Tampil.Beda http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13240089/Rossi.Puji.Performa.Ciamik.Marquez Sat , 06 Apr 2013 13:24:00 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1319117-marc-marquez-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Valentino Rossi mengakui Marc Marquez menjadi penantang serius pada MotoGP 2013, yang sudah diperlihatkan dalam latihan bebas GP Qatar. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13240089/Rossi.Puji.Performa.Ciamik.Marquez">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13240089/Rossi.Puji.Performa.Ciamik.Marquez http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13214091/Sutiyoso.Pencopotan.Jenderal.Itu.Hukuman.Luar.Biasa Sat , 06 Apr 2013 13:21:40 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1319128-sutiyoso-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sutiyoso menilai, mutasi atau pencopotan jabatan terhadap seorang pimpinan di instansi TNI ataupun Polri merupakan hukuman yang luar biasa. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13214091/Sutiyoso.Pencopotan.Jenderal.Itu.Hukuman.Luar.Biasa">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13214091/Sutiyoso.Pencopotan.Jenderal.Itu.Hukuman.Luar.Biasa http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13173841/Indonesia.Sudah.Loloskan.Dua.finalis Sat , 06 Apr 2013 13:17:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/16/1552146t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">- Indonesia sementara meloloskan dua finalis di nomor ganda puteri dan campuran di turnamen bulu tangkis Australia Terbuka GP Gold, Sabtu 6/4. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13173841/Indonesia.Sudah.Loloskan.Dua.finalis">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13173841/Indonesia.Sudah.Loloskan.Dua.finalis http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13013056/Telepon.Warga.Pak..Apa.Saya.Bisa.Ikut.Lelang.Jabatan Sat , 06 Apr 2013 13:01:30 UTC+0700Ide seleksi terbuka jabatan camat dan lurah bergaung hingga ke luar kalangan Pemprov DKI Jakarta. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13013056/Telepon.Warga.Pak..Apa.Saya.Bisa.Ikut.Lelang.Jabatan">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/13013056/Telepon.Warga.Pak..Apa.Saya.Bisa.Ikut.Lelang.Jabatan http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1255276/Malu..Korban.Pemerkosaan.Memilih.Pindah.Rumah Sat , 06 Apr 2013 12:55:27 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/14/1852476t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Merasa malu dengan teman-teman sekolahnya, ESR 14 oleh orangtuanya diungsikan ke rumah saudaranya di Jawa Barat. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1255276/Malu..Korban.Pemerkosaan.Memilih.Pindah.Rumah">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1255276/Malu..Korban.Pemerkosaan.Memilih.Pindah.Rumah http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12452256/Keluarga.Korban.Penembakan.Jangan.Sebut.Preman Sat , 06 Apr 2013 12:45:22 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/31/0736153-juan-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keluarga korban tewas penembakan di LP Cebongan menolak penyebutan kelompok preman terhadap keempat anggota keluarganya. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12452256/Keluarga.Korban.Penembakan.Jangan.Sebut.Preman">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12452256/Keluarga.Korban.Penembakan.Jangan.Sebut.Preman http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12413550/Granat.Aktif.di.Rumah.Pengedar.Narkoba Sat , 06 Apr 2013 12:41:35 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/05/1243396-granat-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Hendak menciduk seorang pengedar narkotika di rumahnya, polisi dari Satuan Narkoba Bekasi justru menemukan sebuah granat nanas aktif. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12413550/Granat.Aktif.di.Rumah.Pengedar.Narkoba">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12413550/Granat.Aktif.di.Rumah.Pengedar.Narkoba http://travel.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12251259/Pesiar.Terbang.Keliling.Dunia.Lewat.Bali.Rp.300.Juta Sat , 06 Apr 2013 12:25:12 UTC+0700Perusahaan Australia menawarkan pesiar ekslusif menggunakan pesawat udara dari Darwin ke London dengan satu pesawat bermuatan 36 orang <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12251259/Pesiar.Terbang.Keliling.Dunia.Lewat.Bali.Rp.300.Juta">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12251259/Pesiar.Terbang.Keliling.Dunia.Lewat.Bali.Rp.300.Juta http://health.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12235372/Cukup.Kalsium.Justru.Mencegah.Batu.Ginjal Sat , 06 Apr 2013 12:23:53 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/03/15/1037463-organ-ginjal-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Para ahli mengatakan, jumlah kalsium yang kita terima baik dari produk susu atau non-susu berpengaruh besar pada terjadinya batu ginjal. <a href="http://health.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12235372/Cukup.Kalsium.Justru.Mencegah.Batu.Ginjal">[...]</a> http://health.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12235372/Cukup.Kalsium.Justru.Mencegah.Batu.Ginjal http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12130673/Gempa.7.2.SR.Guncang.Papua Sat , 06 Apr 2013 12:13:06 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/09/29/1434038t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gempa bumi berkekuatan 7.2 skala Richter mengguncang kawasan timur laut Lanny Jaya, Papua, Sabtu 6/4 pukul 11.42 WIB. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12130673/Gempa.7.2.SR.Guncang.Papua">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/04/06/12130673/Gempa.7.2.SR.Guncang.Papua http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1203016/Jokowi.Minta.DKI.Juara.Umum.PON.Remaja.2014 Sat , 06 Apr 2013 12:03:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/06/1026049--jokowi-beri-kursi-roda-untuk-atlet-disabel-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Gubernur DKI Joko Widodo mematok target tinggi untuk prestasi olahraga Jakarta. Tak tanggung-tanggung, gelar juara umum menjadi targetnya. <a href="http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1203016/Jokowi.Minta.DKI.Juara.Umum.PON.Remaja.2014">[...]</a> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2013/04/06/1203016/Jokowi.Minta.DKI.Juara.Umum.PON.Remaja.2014


23.45 | 0 komentar | Read More

Kabur, Aparat Satpol PP Perekam Video Seks Siswa SMP

Written By bopuluh on Kamis, 04 April 2013 | 23.45

MAMUJU

Kabur, Aparat Satpol PP Perekam Video Seks Siswa SMP

Penulis : Kontributor Polewali, Junaedi | Jumat, 5 April 2013 | 13:39 WIB

MAMUJU, KOMPAS.com - Seorang anggota Satpol PP Pemerintah Daerah Kota Mamuju, Sulawesi Barat yang diduga sebagai dalang perekaman adegan seks sepasang pelajar SMP, kini melarikan diri.

Sejak video asusila menghebohkan warga Mamuju, petugas Satpol PP ini sudah menghilang. Petugas Polres Mamuju yang mengaku telah memburu pelaku ke kantor dan rumahnya pun kehilangan jejak.

Kepala Polres Mamuju, AKBP Darwis Rincing yang dihubungi Kompas.com, Jumat (5/4/2013) mengaku polisi masih terus melakukan pengejaran. "Saya telah perintahkan Kasat Reskrim agat menyeberkan personil ke sejumlah tempat untuk memburu pelaku yang diduga telah melarikan diri dari Mamuju," tegas Darwis.

Menurut Darwis, meski kedua korban melaporkan kasus ini, namun polisi berkewajiban menanganinya, demi mencegah tindak kekerasan dan penyebaran video itu. Darwis pun mengaku optimistis, pelaku pembuatan dan penyebaran video itu akan segara tertangkap.

Seperti diberikan sebelumnya, sepasang pelajar dari salah satu SMP ternama di Kota Mamuju, Sulawesi Barat, dipaksa melakukan adegan seks bak bintang film porno. Selanjutnya, aksi itu direkam dengan menggunakan telepon selular.

Di bawah ancaman, sepasang pelajar yang masih di bawah umur ini terpaksa memenuhi permintaan pelaku yang merupakan anggota Satpol PP. Saat kejadian, kedua pelajar ini terkena razia karena berkeliaran ketika jam sekolah.

Mereka yang tertangkap di sudut sebuah bangunan ketakutan karena tepergok aparat. Keduanya pun lantas menuruti perintah pelaku untuk bercumbu bak bintang porno, sementara pelaku terus merekam.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu pun, terdengar ucapan pelaku yang terus mengarahkan kedua bocah SMP itu untuk beradegan seks.

----
Baca Juga: Satpol PP Paksa Sepasang Pelajar SMP Beradegan Seks

Editor :

Glori K. Wadrianto


23.45 | 0 komentar | Read More

Sesi I, IHSG Hanya Naik 12 Poin

 JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hingga sesi pertama Jumat (5/4/2013) ditutup menguat 12,85 poin (0,3 persen) ke 4.935. IHSG terimbas indeks regional dan global yang positif.

Dari data Indo Premier Securities, IHSG sempat naik di posisi tertingginya 26 poin ke 4.948,75 dan sempat mencatatkan kenaikan terendahnya di 7 poin ke 4.930,09. Ada 138 saham naik, 248 saham turun, 122 saham stagnan dan 150 saham tidak diperdagangkan.

IHSG diperdagangkan 84.203 kali transaksi, sebanyak 2,484 miliar lembar saham dan sebesar Rp 2,172 triliun. Asing tercatat net buy Rp 141 miliar.

Semua sektor saham mengalami kenaikan, kecuali sektor saham industri dasar 0,47 persen, sektor infrastruktur 0,39 persen dan sektor perdagangan 0,26 persen. Kenaikan sektor saham tertinggi dipimpin oleh sektor properti yang naik 1,08 persen, misc-industry 0,99 persen, sektor konsumer 0,73 persen dan sektor keuangan 0,49 persen.

Indeks LQ45 naik 2,96 poin (0,36 persen) ke 833, indeks JII naik 1,7 poin (0,26 persen) ke 661 dan indeks Kompas100 naik 3,82 poin (0,36 persen) ke 1.079.

Saham-saham yang menjadi penguat IHSG antara lain ICBP 5,5 persen, BBNI 2,6 persen, BHIT 2 persen, BKSL 1,8 persen dan MNCN 1,7 persen. Sementara saham-saham yang menjadi pemberat IHSG antara lain MAPI 2,4 persen, CPIN 2,1 persen, PGAS 1,7 persen, PTBA 1,6 persen dan JSMR 1,6 persen.

Editor :

Erlangga Djumena


23.45 | 0 komentar | Read More

PT KAI Tidak Bongkar Kios di Stasiun Kranji

Written By bopuluh on Rabu, 03 April 2013 | 23.45

PT KAI Tidak Bongkar Kios di Stasiun Kranji

Penulis : Agnes Rita Sulistyawaty | Kamis, 4 April 2013 | 13:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -  Pembongkaran yang telah berjalan di Stasiun Kranji merupakan inisiatif pemilik kios dengan membongkar sendiri bangunan kiosnya, karena masa sewanya telah berakhir.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Agus Sutijono mengatakan sebagian besar pemilik kios sudah membuat pernyataan untuk membongkar sendiri bangunan kiosnya. "Kami berterima kasih kepada para pemilik dan penyewa kios di stasiun Kranji untuk membongkar sendiri bangunan kiosnya. Sehingga barang dagangan tidak rusak dan material bekas kios bisa dimanfaatkan kembali" ujar Agus dalam keterangan pers.

Saat ini, pemilik dan penyewa kios sudah membongkar sebanyak 17 kios di halaman stasiun dan 2 kios di peron. Rencananya, mereka akan terus membongkar sendiri kiosnya terutama yang telah berakhir masa sewanya.

Agus menambahkan, lahan stasiun kranji rencananya akan dijadikan perluasan area parkir untuk kebutuhan penumpang di stasiun Kranji sendiri dan menampung luapan penumpang dari stasiun Bekasi. Lahan parkir di Stasiun Bekasi sudah cukup padat, dan Kranji merupakan stasiun terdekat dengan stasiun Bekasi.

"Kami berharap, masyarakat Bekasi yang tidak bisa menitipkan kendaraannya di stasiun Bekasi, nantinya bisa beralih ke stasiun Kranji. Sehingga masyarakat bisa tetap menggunakan kereta api untuk menuju ke pusat kota Jakarta" tambah Agus. 


23.45 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger