Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Dahlan Minta Dirut Pertani Segera Lengser

Written By bopuluh on Kamis, 05 September 2013 | 23.45


JAKARTA, KOMPAS.com
- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meminta proses pemberhentian Direktur Pertani dipercepat. Pemberhentian ini terkait status yang bersangkutan sebagai mantan Dirut SHS, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.

"Sabtu besok pemberhentian Dirut Pertani harus sudah saya tanda tangani," kata Dahlan dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat (6/9/2013). Dirut Pertani diputuskan diberhentikan sesuai keputusan rapat pimpinan BUMN tiga pekan lalu. Rapat pimpinan juga memutuskan kedua perusahaan pelat merah, Pertani dan SHS, digabung dalam satu perusahaan, PIHC.

Dahlan mengaku sangat prihatin terhadap kedua perusahaan tersebut. Ia menilai keduanya sangat rapuh dan hanya bergantung pada proyek-proyek Kementerian Pertanian.

Seharusnya, lanjut dia, Indonesia sebagai negara agraris memiliki badan usaha negara yang kuat di bidang pertanian. "Setahun belakangan keduanya coba dibenahi dengan cara normal. Namun, tidak berhasil," ujarnya.

Editor : Erlangga Djumena


23.45 | 0 komentar | Read More

Kekeringan, Petani Terpaksa Tembak Mati Sapi Mereka

Para petani di wilayah selatan dataran tinggi Negara Bagian New South Wales, Australia, terpaksa menembaki ternak sapi milik mereka karena kondisi yang terlalu kering.

Kawasan tersebut tidak mengalami musim gugur tahun ini, dan setiap kondisi musim semi yang tersisa telah terganggu akibat bekuan es.

Dokter hewan daerah Braidwood, Bob Templeton dari Otoritas Hama dan Kesehatan Ternak mengatakan, tidak tahu berapa banyak tenak yang telah ditembak mati.

"Ya, beberapa sapi telah ditembak mati karena ternak-ternak itu sudah kehilangan berat badan dan tidak bertenaga lagi," jelasnya.

Templeton menambahkan, "Sapi-sapi itu sudah tidak dapat berjalan lagi, tidak dapat berdiri lagi."

Badan Perlindungan Hewan (RSPCA) diminta datang ke beberapa lokasi untuk memantau. Namun Templeton mengakui banyak indikasi menghawatirkan tentang keadaan sapi-sapi tersebut.

Editor : Egidius Patnistik


23.45 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com

Written By bopuluh on Rabu, 04 September 2013 | 23.45

KOMPAS.comKOMPAS.comFestival Legian Digelar untuk Promosi PariwisataKapan Sony Xperia Z1 Masuk di Indonesia?H&M Siap Buka Tanggal 5 Oktober 2013Suhu Terlalu Dingin Penyebab Jatuhnya Crutchlow dan Marquez di SilverstoneSeminggu Telantar, Calon Penumpang Kehabisan UangDiminta Serap Minyak Mentah, Pertamina : Itu Memang Tugas KamiPolisi Segera \"Lempar\" Kasus Pembunuhan Sisca ke KejaksaanRatusan Orang Tonton Sidang Vonis Kasus CebonganVonis Cebongan Harus Bisa Penuhi Rasa Keadilan MasyarakatTontowi/Liliyana Waspada Rekan SendiriSiap Jadi Presiden? Jokowi Pasang Gaya Siap!Hakim Cile Minta Maaf kepada Korban Diktator PinochetIni Dia Logo Baru YahooDirut Pertamina Jadi \"Petugas\" SPBUIni Alasan Hary Tanoe Batal Akuisisi ANTV

http://www.kompas.com/ News and Service Thu, 05 Sep 2013 13:43:21 +0700 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://travel.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1343076/Festival.Legian.Digelar.untuk.Promosi.Pariwisata Thu, 05 Sep 2013 13:43:07 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1338590penariiip.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Festival Legian yang digelar pada 5-8 September 2013 bertujuan mempromosikan pariwisata yang ada di Pulau Bali. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1343076/Festival.Legian.Digelar.untuk.Promosi.Pariwisata">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1343076/Festival.Legian.Digelar.untuk.Promosi.Pariwisata http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1338445/Kapan.Sony.Xperia.Z1.Masuk.di.Indonesia. Thu, 05 Sep 2013 13:38:44 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1332155model-xperia-z1p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Para peminat Xperia Z1 tidak akan menunggu terlalu lama untuk membeli produk terbaru Sony Mobile ini. Kapan tepatnya dan berapa harganya? <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1338445/Kapan.Sony.Xperia.Z1.Masuk.di.Indonesia.">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1338445/Kapan.Sony.Xperia.Z1.Masuk.di.Indonesia. http://female.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334107/H.M.Siap.Buka.Tanggal.5.Oktober.2013 Thu, 05 Sep 2013 13:34:10 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1251510HMp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tak berapa lama lagi, toko fashion H&M akan segera dibuka di Indonesia. Toko keenam H&M di Asia ini, mulai beroperasi tanggal 5 Oktober 2013 di Gandaria City Mal. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334107/H.M.Siap.Buka.Tanggal.5.Oktober.2013">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334107/H.M.Siap.Buka.Tanggal.5.Oktober.2013 http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334047/Suhu.Terlalu.Dingin.Penyebab.Jatuhnya.Crutchlow.dan.Marquez.di.Silverstone Thu, 05 Sep 2013 13:34:04 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1323515cc-silverstinep.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Petinggi Bridgestone, Masao Azuma, menyebut lintasan Sirkuit Silverstone yang masih dingin sebagai penyebab jatuhnya Marc Marquez dan Cal Crutchlow. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334047/Suhu.Terlalu.Dingin.Penyebab.Jatuhnya.Crutchlow.dan.Marquez.di.Silverstone">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334047/Suhu.Terlalu.Dingin.Penyebab.Jatuhnya.Crutchlow.dan.Marquez.di.Silverstone http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1330519/Seminggu.Telantar.Calon.Penumpang.Kehabisan.Uang Thu, 05 Sep 2013 13:30:51 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1328330IMG-20130905-03581p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Para calon penumpang yang telantar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon mengaku telah kehabisan uang dan perbekalan. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1330519/Seminggu.Telantar.Calon.Penumpang.Kehabisan.Uang">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1330519/Seminggu.Telantar.Calon.Penumpang.Kehabisan.Uang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329589/Diminta.Serap.Minyak.Mentah.Pertamina.Itu.Memang.Tugas.Kami Thu, 05 Sep 2013 13:29:58 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/12/0443302BulanPurnamaSupermoon221372055836-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina Persero mengaku siap bila pemerintah menugaskan penyerapan minyak mentah ke kilang milik Pertamina lagi. Sebab, hal tersebut sudah menjadi tugasnya sejak dulu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329589/Diminta.Serap.Minyak.Mentah.Pertamina.Itu.Memang.Tugas.Kami">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329589/Diminta.Serap.Minyak.Mentah.Pertamina.Itu.Memang.Tugas.Kami http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329562/Polisi.Segera.Lempar.Kasus.Pembunuhan.Sisca.ke.Kejaksaan Thu, 05 Sep 2013 13:29:56 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/08/22/1540373IMG-20130822-01246p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Sutarno mengatakan, berkas perkara kasus penjambretan yang berujung pada tewasnya seorang wanita bernama Franciesca Yofie, dilimpahkan ke Kejaksaan pekan depan. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329562/Polisi.Segera.Lempar.Kasus.Pembunuhan.Sisca.ke.Kejaksaan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329562/Polisi.Segera.Lempar.Kasus.Pembunuhan.Sisca.ke.Kejaksaan http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1320525/Ratusan.Orang.Tonton.Sidang.Vonis.Kasus.Cebongan Thu, 05 Sep 2013 13:20:52 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1317136IMG00963-20130905-1217p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sidang vonis kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cebongan Sleman mendapat perhatian dari masyarakat <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1320525/Ratusan.Orang.Tonton.Sidang.Vonis.Kasus.Cebongan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1320525/Ratusan.Orang.Tonton.Sidang.Vonis.Kasus.Cebongan http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1314085/Vonis.Cebongan.Harus.Bisa.Penuhi.Rasa.Keadilan.Masyarakat Thu, 05 Sep 2013 13:14:08 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/124410420130905-114138p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Vonis kasus penyerangan di Lapas Cebongan, Yogyakarta, diharapkan bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat atas kasus yang menyebabkan tewasnya empat tahanan tersebut. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1314085/Vonis.Cebongan.Harus.Bisa.Penuhi.Rasa.Keadilan.Masyarakat">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1314085/Vonis.Cebongan.Harus.Bisa.Penuhi.Rasa.Keadilan.Masyarakat http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311549/Tontowi/Liliyana.Waspada.Rekan.Sendiri Thu, 05 Sep 2013 13:11:54 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/08/11/1936554owibutettp.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90"> Pasangan juara dunia 2013 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mewaspadai rekan-rekan senegara yang diperkirakan menjadi lawan terberat di turnamen Indonesia Open GP Gold. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311549/Tontowi/Liliyana.Waspada.Rekan.Sendiri">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311549/Tontowi/Liliyana.Waspada.Rekan.Sendiri http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311311/Siap.Jadi.Presiden.Jokowi.Pasang.Gaya.Siap. Thu, 05 Sep 2013 13:11:31 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/30/173009820130730-1641251p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ada yang tak biasa dari gerak tubuh Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) ketika lagi-lagi disinggung soal kesiapannya menjadi orang nomor satu di negeri ini. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311311/Siap.Jadi.Presiden.Jokowi.Pasang.Gaya.Siap.">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311311/Siap.Jadi.Presiden.Jokowi.Pasang.Gaya.Siap. http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1310598/Hakim.Cile.Minta.Maaf.kepada.Korban.Diktator.Pinochet Thu, 05 Sep 2013 13:10:59 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1310050Cilep.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebuah badan kehakiman di Cile menyatakan permintaan maaf atas tindakan para anggotanya selama masa pemerintahan diktator militer pada era 1970 dan 1980-an. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1310598/Hakim.Cile.Minta.Maaf.kepada.Korban.Diktator.Pinochet">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1310598/Hakim.Cile.Minta.Maaf.kepada.Korban.Diktator.Pinochet http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307478/Ini.Dia.Logo.Baru.Yahoo Thu, 05 Sep 2013 13:07:47 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1224584Logo-baru-Yahoo-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah menggelar kompetisi desain logo, Yahoo akhirnya resmi memilih dan memakai logo yang dianggap paling baik. <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307478/Ini.Dia.Logo.Baru.Yahoo">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307478/Ini.Dia.Logo.Baru.Yahoo http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307168/Dirut.Pertamina.Jadi.Petugas.SPBU Thu, 05 Sep 2013 13:07:16 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/16/2030462-20130516k02tahun-ini-ditargetkan-ada-50-spbg-di-jabodetabek-p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Utama PT Pertamina Persero Karen Agustiawan memberikan pelayanan kepada pelanggannya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307168/Dirut.Pertamina.Jadi.Petugas.SPBU">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307168/Dirut.Pertamina.Jadi.Petugas.SPBU http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1257059/Ini.Alasan.Hary.Tanoe.Batal.Akuisisi.ANTV Thu, 05 Sep 2013 12:57:05 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/13/1602352p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">CEO MNC Group Hary Tanoe Soedibjo menjelaskan, alasan pembatalan akuisisi saham stasiun televisi PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV). <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1257059/Ini.Alasan.Hary.Tanoe.Batal.Akuisisi.ANTV">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1257059/Ini.Alasan.Hary.Tanoe.Batal.Akuisisi.ANTV

KOMPAS.comKOMPAS.comFestival Legian Digelar untuk Promosi PariwisataKapan Sony Xperia Z1 Masuk di Indonesia?H&M Siap Buka Tanggal 5 Oktober 2013Suhu Terlalu Dingin Penyebab Jatuhnya Crutchlow dan Marquez di SilverstoneSeminggu Telantar, Calon Penumpang Kehabisan UangDiminta Serap Minyak Mentah, Pertamina : Itu Memang Tugas KamiPolisi Segera \"Lempar\" Kasus Pembunuhan Sisca ke KejaksaanRatusan Orang Tonton Sidang Vonis Kasus CebonganVonis Cebongan Harus Bisa Penuhi Rasa Keadilan MasyarakatTontowi/Liliyana Waspada Rekan SendiriSiap Jadi Presiden? Jokowi Pasang Gaya Siap!Hakim Cile Minta Maaf kepada Korban Diktator PinochetIni Dia Logo Baru YahooDirut Pertamina Jadi \"Petugas\" SPBUIni Alasan Hary Tanoe Batal Akuisisi ANTV

http://www.kompas.com/ News and Service Thu, 05 Sep 2013 13:43:21 +0700 id 2013 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://travel.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1343076/Festival.Legian.Digelar.untuk.Promosi.Pariwisata Thu, 05 Sep 2013 13:43:07 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1338590penariiip.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Festival Legian yang digelar pada 5-8 September 2013 bertujuan mempromosikan pariwisata yang ada di Pulau Bali. <a href="http://travel.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1343076/Festival.Legian.Digelar.untuk.Promosi.Pariwisata">[...]</a> http://travel.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1343076/Festival.Legian.Digelar.untuk.Promosi.Pariwisata http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1338445/Kapan.Sony.Xperia.Z1.Masuk.di.Indonesia. Thu, 05 Sep 2013 13:38:44 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1332155model-xperia-z1p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Para peminat Xperia Z1 tidak akan menunggu terlalu lama untuk membeli produk terbaru Sony Mobile ini. Kapan tepatnya dan berapa harganya? <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1338445/Kapan.Sony.Xperia.Z1.Masuk.di.Indonesia.">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1338445/Kapan.Sony.Xperia.Z1.Masuk.di.Indonesia. http://female.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334107/H.M.Siap.Buka.Tanggal.5.Oktober.2013 Thu, 05 Sep 2013 13:34:10 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1251510HMp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tak berapa lama lagi, toko fashion H&M akan segera dibuka di Indonesia. Toko keenam H&M di Asia ini, mulai beroperasi tanggal 5 Oktober 2013 di Gandaria City Mal. <a href="http://female.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334107/H.M.Siap.Buka.Tanggal.5.Oktober.2013">[...]</a> http://female.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334107/H.M.Siap.Buka.Tanggal.5.Oktober.2013 http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334047/Suhu.Terlalu.Dingin.Penyebab.Jatuhnya.Crutchlow.dan.Marquez.di.Silverstone Thu, 05 Sep 2013 13:34:04 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1323515cc-silverstinep.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Petinggi Bridgestone, Masao Azuma, menyebut lintasan Sirkuit Silverstone yang masih dingin sebagai penyebab jatuhnya Marc Marquez dan Cal Crutchlow. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334047/Suhu.Terlalu.Dingin.Penyebab.Jatuhnya.Crutchlow.dan.Marquez.di.Silverstone">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1334047/Suhu.Terlalu.Dingin.Penyebab.Jatuhnya.Crutchlow.dan.Marquez.di.Silverstone http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1330519/Seminggu.Telantar.Calon.Penumpang.Kehabisan.Uang Thu, 05 Sep 2013 13:30:51 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1328330IMG-20130905-03581p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Para calon penumpang yang telantar di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon mengaku telah kehabisan uang dan perbekalan. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1330519/Seminggu.Telantar.Calon.Penumpang.Kehabisan.Uang">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1330519/Seminggu.Telantar.Calon.Penumpang.Kehabisan.Uang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329589/Diminta.Serap.Minyak.Mentah.Pertamina.Itu.Memang.Tugas.Kami Thu, 05 Sep 2013 13:29:58 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/12/0443302BulanPurnamaSupermoon221372055836-previewp.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina Persero mengaku siap bila pemerintah menugaskan penyerapan minyak mentah ke kilang milik Pertamina lagi. Sebab, hal tersebut sudah menjadi tugasnya sejak dulu. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329589/Diminta.Serap.Minyak.Mentah.Pertamina.Itu.Memang.Tugas.Kami">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329589/Diminta.Serap.Minyak.Mentah.Pertamina.Itu.Memang.Tugas.Kami http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329562/Polisi.Segera.Lempar.Kasus.Pembunuhan.Sisca.ke.Kejaksaan Thu, 05 Sep 2013 13:29:56 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/08/22/1540373IMG-20130822-01246p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Sutarno mengatakan, berkas perkara kasus penjambretan yang berujung pada tewasnya seorang wanita bernama Franciesca Yofie, dilimpahkan ke Kejaksaan pekan depan. <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329562/Polisi.Segera.Lempar.Kasus.Pembunuhan.Sisca.ke.Kejaksaan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1329562/Polisi.Segera.Lempar.Kasus.Pembunuhan.Sisca.ke.Kejaksaan http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1320525/Ratusan.Orang.Tonton.Sidang.Vonis.Kasus.Cebongan Thu, 05 Sep 2013 13:20:52 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1317136IMG00963-20130905-1217p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sidang vonis kasus penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cebongan Sleman mendapat perhatian dari masyarakat <a href="http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1320525/Ratusan.Orang.Tonton.Sidang.Vonis.Kasus.Cebongan">[...]</a> http://regional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1320525/Ratusan.Orang.Tonton.Sidang.Vonis.Kasus.Cebongan http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1314085/Vonis.Cebongan.Harus.Bisa.Penuhi.Rasa.Keadilan.Masyarakat Thu, 05 Sep 2013 13:14:08 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/124410420130905-114138p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Vonis kasus penyerangan di Lapas Cebongan, Yogyakarta, diharapkan bisa memenuhi rasa keadilan masyarakat atas kasus yang menyebabkan tewasnya empat tahanan tersebut. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1314085/Vonis.Cebongan.Harus.Bisa.Penuhi.Rasa.Keadilan.Masyarakat">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1314085/Vonis.Cebongan.Harus.Bisa.Penuhi.Rasa.Keadilan.Masyarakat http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311549/Tontowi/Liliyana.Waspada.Rekan.Sendiri Thu, 05 Sep 2013 13:11:54 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/08/11/1936554owibutettp.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90"> Pasangan juara dunia 2013 Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mewaspadai rekan-rekan senegara yang diperkirakan menjadi lawan terberat di turnamen Indonesia Open GP Gold. <a href="http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311549/Tontowi/Liliyana.Waspada.Rekan.Sendiri">[...]</a> http://olahraga.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311549/Tontowi/Liliyana.Waspada.Rekan.Sendiri http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311311/Siap.Jadi.Presiden.Jokowi.Pasang.Gaya.Siap. Thu, 05 Sep 2013 13:11:31 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/07/30/173009820130730-1641251p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Ada yang tak biasa dari gerak tubuh Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) ketika lagi-lagi disinggung soal kesiapannya menjadi orang nomor satu di negeri ini. <a href="http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311311/Siap.Jadi.Presiden.Jokowi.Pasang.Gaya.Siap.">[...]</a> http://nasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1311311/Siap.Jadi.Presiden.Jokowi.Pasang.Gaya.Siap. http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1310598/Hakim.Cile.Minta.Maaf.kepada.Korban.Diktator.Pinochet Thu, 05 Sep 2013 13:10:59 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1310050Cilep.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sebuah badan kehakiman di Cile menyatakan permintaan maaf atas tindakan para anggotanya selama masa pemerintahan diktator militer pada era 1970 dan 1980-an. <a href="http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1310598/Hakim.Cile.Minta.Maaf.kepada.Korban.Diktator.Pinochet">[...]</a> http://internasional.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1310598/Hakim.Cile.Minta.Maaf.kepada.Korban.Diktator.Pinochet http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307478/Ini.Dia.Logo.Baru.Yahoo Thu, 05 Sep 2013 13:07:47 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/09/05/1224584Logo-baru-Yahoo-p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Setelah menggelar kompetisi desain logo, Yahoo akhirnya resmi memilih dan memakai logo yang dianggap paling baik. <a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307478/Ini.Dia.Logo.Baru.Yahoo">[...]</a> http://tekno.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307478/Ini.Dia.Logo.Baru.Yahoo http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307168/Dirut.Pertamina.Jadi.Petugas.SPBU Thu, 05 Sep 2013 13:07:16 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2013/05/16/2030462-20130516k02tahun-ini-ditargetkan-ada-50-spbg-di-jabodetabek-p.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Direktur Utama PT Pertamina Persero Karen Agustiawan memberikan pelayanan kepada pelanggannya. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307168/Dirut.Pertamina.Jadi.Petugas.SPBU">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1307168/Dirut.Pertamina.Jadi.Petugas.SPBU http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1257059/Ini.Alasan.Hary.Tanoe.Batal.Akuisisi.ANTV Thu, 05 Sep 2013 12:57:05 +0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/13/1602352p.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">CEO MNC Group Hary Tanoe Soedibjo menjelaskan, alasan pembatalan akuisisi saham stasiun televisi PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV). <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1257059/Ini.Alasan.Hary.Tanoe.Batal.Akuisisi.ANTV">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2013/09/05/1257059/Ini.Alasan.Hary.Tanoe.Batal.Akuisisi.ANTV


23.45 | 0 komentar | Read More

Perlindungan Hiu, Perkuat Pengawasan di Hulu

Written By bopuluh on Selasa, 03 September 2013 | 23.45


JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana penyusunan regulasi melindungi empat spesies hiu martil dan dua spesies manta akan mudah diterapkan jika diperkuat pengawasan di hulu. Praktik pemotongan sirip hiu perlu dihentikan dan patuhi pendaratan ikan secara utuh di pelabuhan perikanan.

"Jangan lagi yang dibawa ke darat hanya sirip atau ekornya," kata Fahmi, peneliti hiu pada Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Senin (2/9/2013), di Jakarta. Pemotongan sirip hiu tangkapan lalu melemparkan tubuh hiu kembali ke laut menjadi praktik jamak. Bagian sirip dan ekor hiu bernilai ekonomi.

Jika praktik itu berlanjut, identifikasi jenis hiu yang tertangkap akan sulit. Seperti diberitakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang menyiapkan peraturan menteri yang membatasi penangkapan tiga spesies hiu martil dan satu spesies hiu koboi, serta melarang total penangkapan dua spesies manta. Hanya hiu berukuran di atas 2 meter yang boleh ditangkap di lokasi dan pada waktu tertentu serta dengan kuota.

Kebijakan ini merespons Sidang Pleno Pertemuan Konvensi tentang Perdagangan Internasional Satwa yang Terancam Punah (CITES) Ke-16, Maret 2013, di Bangkok. Tiga jenis hiu martil (Sphyrna lewini, S mokarran, dan S zygaena) dan hiu koboi (Carcharhinus longimanus), serta dua jenis manta (Manta birostris dan M alfredi) masuk daftar Apendiks II CITES.

Fahmi mengatakan, penyusunan kebijakan harus implementatif. "Jika Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan KKP sudah menyatakan status perlindungan, perlu didukung direktorat lain," ujarnya.

Dihubungi sebelumnya, Direktur Eksekutif Conservation International Indonesia Ketut Sarjana Putra menyambut baik rencana peraturan menteri itu. Namun, ia juga mengkritisi. "Bagaimana membedakan sirip hiu dari ukuran di atas 2 meter dengan di bawah 2 meter? Juga dari mana identifikasi itu hiu yang dilindungi?" katanya.

Ia mengusulkan agar perlindungan dilakukan secara seascape di titik-titik wisata penyelaman utama di Indonesia. "Banyak studi menunjukkan hiu dan manta jauh lebih bernilai tinggi dan bermanfaat jika dibiarkan hidup di alam untuk daya atraktif wisata. Daripada membunuhnya," katanya. (ICH/KOMPAS)

Editor : Yunanto Wiji Utomo


23.45 | 0 komentar | Read More

Siapa yang Akan Jadi Deputi Gubernur Senior BI?


JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Mirza Adityaswara dan Kepala Ekonom Bank Danamon Anton H. Gunawan adalah 2 kandidat Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI). Mereka telah menjalani uji kepatutan dan kelayakan di depan Komisi XI DPR kemarin, Selasa (4/9/2013).

Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Aziz menyatakan, Deputi Gubernur Senior BI posisinya adalah memperkuat dewan gubernur. "Yang penting adalah kita memperkuat dewan gubernur," kata Harry di Gedung DPR, Selasa (3/9/2013) malam.

Harry melihat posisi Agus Martowardojo sebagai Gubernur BI seperti sendirian. Ia, menurut Harry, membutuhkan teman agar perdebatan di antara dewan gubernur semakin kaya. "Saya melihat posisi Agus Martowardojo seperti sendirian di lautan. Dia membutuhkan teman supaya perdebatan di antara dewan gubernur semakin kaya. Jadi tidak satu warna," kata Harry.

Mengenai siapa yang akan dipilih oleh Komisi XI, Harry mengatakan bisa saja memilih satu di antara keduanya atau malah tidak memilih keduanya. Ia pun menganggap pada uji kelayakan dan kepatutan kemarin, keduanya memiliki argumen yang kuat.

"Yang penting kita memperkuat dewan gubernur. Kalau misalnya Mirza yang kita pilih, maka akan ada dua pola. Kita anggap deputi gubernur yang lain satu pola, walaupun sebenarnya beda juga. Tapi kalau Anton yang kita pilih maka ada kecenderungan 2 1. Anton bisa pada posisi Agus dan bisa juga pada posisi yang lain (deputi gubernur). Kalau Mirza itu kecenderungannya pada posisi Agus," ungkap Harry.

Siapapun yang terpilih, Harry mengatakan permasalahannya adalah masa jabatan yang hanya 1 tahun. Deputi Gubernur Senior BI nantinya harus cepat beradaptasi.

"Masa jabatan mereka cuma 1 tahun. Mungkin mereka juga belum sempat mengubah kultur dari BI yang sudah terbentuk. Saya kira mereka adaptasinya harus cepat karena sisa jabatan cuma 1 tahun," ungkap Harry.

Editor : Erlangga Djumena


23.45 | 0 komentar | Read More

Inilah Alasan Masyarakat Polahi Tolak Turun Gunung

Written By bopuluh on Senin, 02 September 2013 | 23.45


GORONTALO, KOMPAS.com — Sampai hari ini, masih ada masyarakat adat Polahi yang hidup di lereng Gunung Boliyohuto, meskipun Dinas Sosial setempat telah menyediakan permukiman untuk mereka yang terletak di luar kawasan hutan konservasi.

Menurut Kepala Seksi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (PKAT) Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Supardi Walango, terdapat sejumlah alasan sebagian masyarakat Polahi tidak bersedia turun gunung.

Salah satunya adalah karena masyarakat Polahi sulit berbaur dengan warga Gorontalo kebanyakan akibat perbedaan cara hidup. "Dari cara berpakaian saja masyarakat ini sudah berbeda. Mereka masih menggunakan pakaian dari kulit binatang, sementara kaum perempuannya tidak mengenakan penutup tubuh bagian atas," ujar Supardi kepada Kompas.com, Selasa (3/9/2013).

Masyarakat polahi juga tak mengenal sistem penanggalan seperti yang biasa digunakan masyarakat Gorontalo umumnya. Polahi mengukur pergantian waktu berdasarkan masa panen. "Kalau kita bertanya umur seorang polahi, dia akan menjawab dengan ukuran masa panen. Misalnya umur saya 20 kali panen, atau 25 kali panen," terang Supardi.

Polahi juga menganut kepercayaan berbeda dengan kebanyakan orang Gorontalo yang mayoritas menganut agama Islam. "Kuburan mereka saja tidak ditandai dengan nisan, tapi pohon pinang," kata Supardi.

Selain karena perbedaan cara hidup, masyarakat Polahi juga menolak turun gunung karena tidak ingin hidup di bawah aturan pemerintah. "Mereka ingin hidup bebas. Tidak mau diatur pemerintah, tidak mau ditekan-ditekan, tidak mau bayar pajak dan melakukan kewajiban seperti umumnya seorang warga negara Indonesia," kata Supardi.

Supardi menuturkan, menurut sejarah, awalnya Polahi adalah sekumpulan orang Gorontalo yang melakukan eksodus ke wilayah hutan karena menghindari penjajahan Belanda. Kejamnya penjajahan masih lekat dalam ingatan orang Polahi hingga menurun kepada anak cucu mereka. Sebagian orang Polahi masih menganggap, pemerintah sekarang tak jauh berbeda kejamnya dengan penjajah Belanda dahulu.

Supardi menjelaskan, faktor geografis juga menjadi alasan sebagian masyarakat Polahi menolak turun gunung. Mereka menolak menempati 16 rumah layak huni yang disediakan Dinsos Gorontalo di desa Tamaila, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo karena permukiman tersebut terletak di lokasi yang jauh dari aliran sungai.

Dinsos sebenarnya telah berencana membangun pemukiman di dekat aliran sungai, namun rencana ini tidak mendapatkan rekomendasi dari Dinas Kehutanan setempat. "Kawasan di dekat sungai tersebut menurut Dinas Kehutanan sudah masuk dalam kawasan hutan konservasi. Sehingga kita tidak bisa membangun pemukiman di sana," kata Supardi.

Supardi melanjutkan, seluruh lahan yang diberikan untuk suku Polahi harus memiliki sertifikat tanah. "Kita tidak mungkin membuatkan sertifikat untuk tanah yang masuk kawasan hutan," imbuhnya.

Otomatis, kata Supardi, berbagai fasilitas seperti penyuluhan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan hanya dirasakan masyarakat Polahi yang berada di Desa Tamaila, sementara Polahi yang masih berada di kawasan hutan tidak bisa menikmati hal tersebut.

Editor : Kistyarini


23.45 | 0 komentar | Read More

176 KK Warga Ria Rio Siap Direlokasi ke Rusun Pinus Elok

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga di sekitar Waduk Ria Rio, Kampung Pedongkelan, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, telah selesai didata. Sebanyak 176 kepala keluarga yang selama ini tinggal di atas lahan milik PT Pulomas Jaya siap menunggu relokasi ke Rusunawa Pinus Elok, Cakung, Jaktim.

"Sudah didata, untuk di RT 06 sendiri ada 141 KK dan di RT 07 ada 35 KK. Jadi jumlah keseluruhannya warga yang takan direlokasi 176 KK," kata Ketua RW 15 Kayu Putih Abdul Gofur saat ditemui Kompas.com, Selasa (03/09/2013) siang.

Abdul berharap warga di wilayahnya dapat direlokasi ke rusunawa secara bersama-sama sebagaimana diinginkan oleh warga di sana. "Itu musyawarah antara saya dan warga," ujarnya.

Sebelumnya, Abdul menyatakan, ada lebih dari 50 warganya yang berkunjung ke Rusun Pinus Elok. Setelah kunjungan itu, secara umum sebagian warga tidak keberatan direlokasi ke rusun itu. Berdasarkan musyawarah dengan warga, kata Abdul, warga menginginkan agar waktu kepindahan dimundurkan lebih dari sebulan.

Editor : Laksono Hari Wiwoho


23.45 | 0 komentar | Read More

Indofood Tawar Perusahaan Mie asal China

Written By bopuluh on Minggu, 01 September 2013 | 23.45


HONG KONG, KOMPAS.com - Produsen mie instan terbesar di Indonesia, PT Indofood Sukses makmur Tbk (INDF) mempertimbangkan rencana menjadi pemegang saham pengendali perusahaan asal negeri tirai bambu yakni China Minzhong Food Corp (MINZ).

Rencana ini datang setelah saham MINZ anjlok hingga 48 persen pasca-aksi short selling yang dilakukan Glaucus Research Group.

Minzhong, perusahaan yang berbasis di China dan tercatat di pasar efek Singapura, mengutip pernyataan langsung dari Indofood, bahwa penawaran tersebut kemungkinan besar datang hari ini, Senin (2/9/2013).

Berdasarkan informasi Bloomberg, Indofood yang bermarkas di Jakarta sudah melipatgandakan kepemilikan saham di MINZ tahun ini menjadi 29 persen.

Nominal pengajuan tersebut akan menyesuaikan kapitalisasi pasar MINZ yang kini jatuh ke 347 juta dollar Singapura pekan lalu, setelah Glaucus mempertanyakan laporan keuangan perusahaan.

Indofood akan melakukan uji tuntas (due diligence) sebelum menanamkan investasi ke MINZ. Direktur Thomas Tjhie pada 26 Agustus lalu telah berbicara dengan direktur keuangan MINZ dan mempertanyakan tudingan Glaucus tersebut. Namun Thomas menolak berkomentar mengenai rencana tersebut.

Kelly Teoh, market strategies di IG Markets melihat tawaran Indofood menjadi katalis positif bagi MINZ. "Penawaran tersebut akan memberikan investor rasa percaya diri," ujarnya.

Saham MINZ jatuh 53 sen dollar Singapura per 26 Agustus. Ini adalah kejatuhan terbesar sejak April 2010. Perusahaan saat ini meminta otoritas untuk menghentikan perdagangan efek menyusul penawaran Indofood.

Analis Mandiri Sekuritas, Herman Koeswanto menghitung, emiten berkode saham INDF tersebut kemungkinan besar akan membayar 1,02 dollar AS per saham MINZ.

Minzhong Tuding Glaucus Curang

Perusahaan pengekspor sayuran ke 26 negara itu membantah tuduhan Glaucus dan menyatakan tudingan tersebut mengada-ada agar perusahaan bisa melakukan short sell ketika harga saham MINZ anjlok.

Glaucus yang berkantor di Newport Beach, California dinilai membuat pernyataan yang mengguncang pasar. Namun Sorean Aandahl, Direktur riset Glaucus tak menjelaskan lebih lanjut.

"Cara mereka membuat laporan dan kesimpulan sangat curang dan menyababkan kepanikan di pasar efek. Dampak yang ditimbulkan sangat besar pada harga saham kami, semua itu hanya untuk kepentingan mereka sendiri," demikian pernyataan MINZ. (Dyah Megasari)

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


23.45 | 0 komentar | Read More

Partai Islam Tergiur Sosok Mahfud MD


JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menaruh hati kepada sosok mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Mahfud dinilai layak dipertimbangkan sebagai calon presiden dari koalisi partai-partai berideologi Islam.

Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menilai Mahfud memenuhi semua kriteria untuk diusung menjadi calon presiden di periode 2014-2019. Elektabilitas, kemampuan, dan integritas moral seorang Mahfud MD tak dapat diragukan untuk didorong maju menjadi capres partai-partai Islam.

"Saya lihat Mahfud MD bagus untuk dipertimbangkan," kata Jazuli di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta (2/9/2013).

Sementara itu, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Reni Marlinawati mengatakan, Mahfud merupakan salah satu sosok yang kerap diperbincangkan di internal partai terkait suksesi 2014. Mahfud dinilai pantas diusung oleh partai-partai berbasis Islam.

"Mahfud MD kan figur yang elok, ibarat gadis sangat menawan, banyak yang ingin meminang. Tapi kita (PPP) realistis, dan kita ambil keputusan dalam rakernas (rapat kerja nasional)," ujarnya.

Keinginan mengusung Mahfud muncul menyusul keinginan elite PKS agar partai-partai Islam bersatu dan mengusung satu calon presiden di pemilihan presiden tahun depan. Untuk menentukan tokoh yang diusung, ia mengusulkan agar partai-partai Islam melakukan seleksi bersama untuk menyeleksi tokoh yang berpotensi.  Jazuli pun berharap keinginan ini harus diawali dengan komitmen bersama agar koalisi partai-partai Islam itu bisa terealisasi.

PPP menyambut baik wacana koalisi partai-partai Islam mengusung Mahfud MD sebagai calon presiden periode 2014-2019. Menurutnya, koalisi tersebut dapat memperkuat perolehan suara partai-partai bernuansa Islam secara nasional.


Hanya saja, Reni belum bisa memastikan siapa calon presiden yang akan diusung partai tahun depan. Pasalnya, PPP memilih realistis menunggu perolehan suara dalam pemilihan legislatif dan baru akan mengambil keputusan dalam mekanisme rapat kerja nasional.

"Pastinya koalisi partai Islam supaya yang kecil-kecil bisa digabung seperti sapu lidi, supaya jadi kuat," kata Reni di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (2/9/2013).

Nama lain

Selain Mahfud, PKS dan PPP ternyata memiliki nama lain dalam catatannya. Jazuli mengatakan, PKS juga melirik mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Presiden PKS Anis Matta. Para tokoh ini dianggap mengerti permasalahan bangsa dan memiliki visi memimpin Indonesia.

"Capres kan yang layak dijual kepada publik, tapi menurut saya perlu ada kombinasi antara tokoh tua dan muda," ujar Anggota Komisi II DPR ini.

Sementara itu, PPP juga menaruh hati pada Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan. Anies, saat ini, tengah mengikuti proses Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat.

Jazuli mengatakan, PKS memiliki harapan besar agar koalisi partai Islam segera terealisasi. Pasalnya, selama ini belum ada komitmen bersama untuk menyampingkan kepentingan kelompok guna tujuan yang lebih besar.

"Saya berharap dan mendamba ide itu. Tapi bukan mendikotomikan antara nasionalisme dengan Islam, itu tidak bisa," tandasnya.

Editor : Caroline Damanik

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

23.45 | 0 komentar | Read More

Selamatkan Dompet Anda, Mari Berhemat

Written By bopuluh on Sabtu, 31 Agustus 2013 | 23.45

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak perlu menyalahkan dompet Anda ketika isinya sedang kosong. Mungkin Anda harus bertanya pada diri sendiri, mengapa dompet Anda cepat menipis. Barangkali Anda perlu mencari cara agar isi dompet tak cepat habis.

Seperti itulah harapan Komunitas Sayang Dompet saat menggelar aksi solidaritas di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (1/9/2013) siang. Dengan berkostum mirip dompet, para anggota komunitas itu mengajak masyarakat untuk tidak berperilaku konsumtif.

"Tujuan kami tulus mengingatkan dompet masyarakat Indonesia yang suka foya-foya, membeli produk yang trendy dan mahal. Dompet ini selalu jadi kambing hitam ketika kempes, padahal salahnya pemiliknya," kata Ketua Aksi Solidaritas Sayang Dompet Anas Nasuha, Minggu (1/9/2013).

Anas mengatakan, banyak produk mahal yang diklaim memiliki kualitas bagus dan tahan lama. Namun, kenyataannya tidak demikian. Ada pula produk bermerek yang cepat rusak atau tak berfungsi maksimal sesuai harganya.

Dalam aksi simpatik di tengah kegiatan car free day hari ini, Anas bersama 20 rekannya mengelilingi Bundaran HI dengan menggunakan kostum dompet, sambil membawa poster berisi ajakan untuk tidak berperilaku boros.

"Kita sengaja panas-panasan, enggak apa-apa. Biar masyarakat cermat. Banyak yang boros karena gaya hidup," ujarnya.

Editor : Laksono Hari Wiwoho


23.45 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger