Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Pedagang di Pondok Cina Bantah Setuju Digusur

Written By bopuluh on Sabtu, 05 Januari 2013 | 22.45

JAKARTA, KOMPAS.com - Para pemilik kios di Stasiun Pondok Cina membantah klaim PT KAI bahwa para pedagang telah menyetujui untuk ditertibkan. Beberapa kios yang telah dikosongkan, kata mereka, adalah milik orang-orang dari PT KAI.

"Beberapa kios yang sudah dikosongkan itu justru milik orang PT KAI sendiri, jadi mereka mau menunjukan seolah-olah para pedagang setuju. Padahal masih ada pedagang-pedagang lain sampai sekarang mereka sekedar diajak berdialog saja belum pernah," terang Suma, perwakilan pedagang, Minggu (6/1/2013).

Menurut Suma, PT KAI menolak berdialog. Hal itu, kata dia, makin menegaskan betapa arogannya pihak PT KAI. Bahkan alasan pengosongan kios oleh PT KAI disebutnya tidak jelas.

"Bisa dilihat di stasiun Cikini, katanya ada pelebaran peron tapi yang digusur di bawah. Hubungannya apa? Sekarang yang terjadi justru (areal bekas penggusuran) digunakan untuk usaha-usaha besar," kata Suma.

Untuk diketahui, Stasiun Cikini adalah salah satu stasiun di wilayah Jabodetabek yang telah dilalui jalur rel elevated (melayang), di mana peron terletak di atas bangunan stasiun. Ada sejumlah stasiun yang telah dilalui jalur elevated, stasiun-stasiun tersebut berada pada rangkaian jalur yang menghubungkan Stasiun Manggarai dan Jakarta Kota.

"Mereka mengatakan bahwa peron harus steril seperti di luar negeri, padahal kami bisa memberikan bukti bahwa di luar negeri juga ada peron di mana ada terdapat pedagang dan ini merupakan bentuk dukungan terhadap usaha rakyat," jelas Suma.

Para pedagang juga menuduh alasan dilakukannya penggusuran oleh PT KAI sebenarnya dilakukan hanya karena adanya tekanan dari 2 perusahaan besar yang selama ini telah membuka usaha minimarket di hampir seluruh stasiun-stasiun di wilayah Jabodetabek.

"Di (stasiun) Bojong, ada waralaba yang letaknya tinggi dan tak lama setelah itu ada peninggian, jadi pasti telah ada deal-deal tertentu yang dilakukan sebelumnya," tambah Yayuk, seorang perwakilan pedagang yang lain.

Para pedagang mengatakan bahwa mereka tetap akan bertahan sampai PT KAI meminta maaf dan membuka ruang dialog dengan para pedagang.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


22.45 | 0 komentar | Read More

Ponari Kabur dari Lapas Kerobokan

Ponari Kabur dari Lapas Kerobokan

Penulis : Kontributor Denpasar, Muhammad Hasanudin | Minggu, 6 Januari 2013 | 13:32 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Poniman alias Ponari, napi Lapas Kelas II A Kerobokan Denpasar yang menghuni Blok A, kabur pada Minggu (6/1/2013). Pria berusia 27 tahun ini diduga kabur melalui lobang bekas taman di dalam Lapas.

"Sekitar pukul 08.00 Wita, petugas jaga Lapas malam mengecek blok A, ternyata napi atas nama Poniman tidak ada dalam bloknya. Selanjutnya dilakukan pencarian sekitar lapas tidak diketemukan juga," ujar Kalapas Kerobokan Gusti Ngurah Wiratna, Minggu siang.

Ponari yang kesehariannya bertugas sebagai tukang pemelihara taman ini diduga sudah hafal kondisi di sekitar taman yang terdapat celah untuk keluar Lapas. Pria asal Jember Jawa Timur yang tinggal di Jalan Tukad Balian, Denpasar, ini dihukum 1 tahun 6 bulan karena kasus pencurian.

Editor :

Ana Shofiana Syatiri


22.45 | 0 komentar | Read More

Rasyid Rajasa Tak Bisa Lepas dari Jerat Hukum

Written By bopuluh on Jumat, 04 Januari 2013 | 22.45

JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar mengatakan, putra Menko Perekonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amrullah Rajasa (22), tidak dapat lepas dari jeratan hukum. Rasyid adalah pengemudi BMW X5 yang terlibat kecelakaan maut di Tol Jagorawi dengan Daihatsu Luxio, Selasa (1/1/2013) pagi kemarin. Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Bambang mengatakan, kelalaian pengemudi sehingga menimbulkan korban jiwa adalah delic culpa pidana. Hal ini diperkuat dengan ketentuan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian pengemudi yang menyebabkan orang lain terluka atau meninggal dunia.

"Perkaranya tidak boleh diselesaikan di bawah tangan, tetapi tetap harus diteruskan ke pengadilan. Hal ini juga untuk pembelajaran bagi masyarakat dan pejabat tinggi. Kalau akhirnya damai, ini preseden buruk karena itu membuktikan Indonesia negara kekuasaan," kata Bambang kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Sementara itu, tanggung jawab keluarga Hatta dengan memberikan bantuan hukum dan upaya damai hanya akan meringankan hukuman. Namun, Rasyid akan tetap diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Independensi polisi pun diuji dalam menangani kasus ini.

"Jika ingin menjaga eksistensinya, Polri harus teliti dan cermat dalam memeriksa TKP. Sebab, dari sana, bisa diketahui kemungkinan penyebab kecelakaan, apakah faktor kendaraan atau pengemudi," ujar Bambang. 

Bambang juga menekankan, olah tempat kejadian harus dilakukan dengan cepat. Sebab, dikhawatirkan akan terjadi kemungkinan berubahnya analisis kecelakaan jika olah TKP dilakukan tidak dengan cepat dan cermat.

"Polisi harus obyektif jika ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, mobil BMW B 272 HR yang dikendarai Rasyid menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY di ruas Tol Jagorawi, Selasa (1/1/2013) pagi. Akibatnya, dua orang meninggal, yakni Harun (57) dan M Raihan, bayi berumur 14 bulan. Tiga orang korban luka-luka adalah Nung (30) dan Moh Rifan yang dibawa ke RS Polri dan seorang lagi bernama Supriyati (30) yang sempat dibawa ke RS UKI.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


22.45 | 0 komentar | Read More

Solusi untuk Bau Mulut yang Tak Sembuh-sembuh

TANYA :

Pagi  Bu dokter, saya seorang guru dok. Saya merasakan halitosis yang sangat menyiksa. Saya sudah berusaha keras untuk menghilangkannya, namun usaha itu tidak bertahan lama dok. Saya merasa ini karena faktor penyakit dari dalam sehingga berulang terus menerus. Di mana saya bisa mendapat konsultasi yang maksimal dok? Apakah ada obat yang tepat untuk saya? Apakah ini ada kaitannya dengan bakteri E.coli yang saya baca dari internet? Tolong kasih saya solusi dok, karena ini sangat berkaitan dengan profesi saya. Saya tidak bisa terpaksa menjaga jarak dengan anak-anak didik saya .

(Mufti, 27 tahun, Tegal)


JAWAB :

Ibu Mufti yang baik,

Bau mulut atau istilah kedokteran giginya adalah halitosis merupakan bau yang timbul akibat proses bakteri di dalam mulut. Komponen utama bakteri yang menyebabkan bau mulut adalah hidrogen sulfida dan merkaptan. Penyebab bau mulut antara lain:  

1.    Adanya penyakit jaringan pendukung gigi
2.    Aliran air ludahnya kurang
3.    Tambalan yang tidak tepat
4.    Kumpulan bakteri yang berlebihan di lidah
5.    Gigi tiruan yang tidak bersih
6.    Sisa makanan yang terdapat di saku gusi
7.    Adanya penyakit sistemik
8.    Konsumsi obat tertentu
9.    Gangguan pencernaan

Apakah salah satu usaha yang telah anda lakukan untuk mencegah bau mulut mencakup hal-hal dibawah ini?

Hal-hal yang anda bisa lakukan untuk mencegah bau mulut adalah:

1.    Melakukan penyikatan gigi dengan teknik yang tepat dan optimal dengan pasta gigi ber-fluor, melakukan penyikatan lidah, serta menggunakan alat bantu benang gigi.

2.    Menggunakan agen antibakteri untuk rongga mulut, yaitu obat kumur klorheksidin (namun tidak boleh digunakan dalam waktu lebih dari 2 minggu berturut-turut).

3.    Merangsang aliran air ludah dengan cara banyak makan buah yang berserat dan sayuran hijau, banyak mengkonsumsi air mineral, atau dapat menggunakan obat kumur baking soda.

4.    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis diantara waktu makan utama, untuk mencegah terjadinya gigi berlubang yang dapat menimbulkan bau mulut.

5.    Rutin melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.

6.    Memperbaiki tambalan gigi yang tidak baik di Dokter Gigi.

7.    Melakukan penambalan gigi pada gigi yang berlubang.

8.    Mengurangi kebiasaan buruk, misalnya merokok.

9.    Jika anda memiliki radang sinus menahun, penyakit gangguan pencernaan, atau diabetes, sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis yang berkompeten, untuk segera dilakukan perawatan.

Terakhir, anda harus mengurangi makan-makanan yang merangsang timbulnya bau mulut. Jika memang ingin mengkonsumsinya sebaiknya setelah makan makanan yang menimbulkan bau (seperti jengkol dan bawang), anda harus berkumur, menyikat lidah dan menyikat gigi anda, atau dapat mengunyah permen karet xylitol untuk merangsang air ludah.

Pilihan lain anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau, wortel, daun mint, roti tawar, atau minum teh hijau. Sehingga bau mulut akibat makanan tersebut dapat berkurang atau hilang.

Anda dapat berkonsultasi ke Dokter Gigi langganan anda mengenai masalah bau mulut ini. Namun jika seluruh upaya dirasa gagal, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam (dr., Sp.PD). Sampaikan keluhan bau mulut anda dan keluhan lain yang ada di dalam tubuh anda, sehingga Dokter akan memberikan solusi yang tepat.

Demikian Ibu Mufti, semoga bermanfaat.

Salam gigi sehat.


22.45 | 0 komentar | Read More

Bentrokan di Seram, Sebelas Orang Ditahan

Written By bopuluh on Kamis, 03 Januari 2013 | 22.45

Bentrokan di Seram, Sebelas Orang Ditahan

Penulis : Antonius Ponco A. | Jumat, 4 Januari 2013 | 13:32 WIB

HANDINING

Ilustrasi Korban Bentrokan

TERKAIT:

AMBON, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Maluku telah menetapkan sebelas orang sebagai tersangka bentrokan antara warga Desa Sepa dan Kamarian dengan warga Hualoy di Seram Bagian Barat, Maluku, akhir Desember lalu.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrokan tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia.    

"Sebelas orang ini sudah kami tahan. Namun tidak tertutup kemungkinan, nantinya jumlah tersangka ini bertambah sesuai hasil penyelidikan," ujar Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Maluku Ajun Komisaris Besar Hasan Mukadar, di Ambon, Jumat (4/1/2013).    

Sebelas orang yang ditahan itu berinisial RL, AH, HH, ST, IT,AN, MT, DM, RT, YH, BL. "Mereka yang ditetapkan tersangka ini merupakan bagian dari sedikitnya 20 orang yang kami periksa pasca bentrokan," tambahnya.    

Hingga saat ini, menurut Hasan, aparat kepolisian masih berjaga di desa-desa yang terlibat bentrokan. "Ini perlu untuk menjaga bentrokan tidak terjadi kembali," ujarnya. 


22.45 | 0 komentar | Read More

Hujan Guyur Manado, Dua Lokasi Longsor

Hujan Guyur Manado, Dua Lokasi Longsor

Penulis : Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol | Jumat, 4 Januari 2013 | 13:35 WIB

MANADO, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur Kota Manado, Sulawesi Utara, sejak Kamis (3/1/2013) hingga Jumat (4/1/2013) siang mengakibatkan longsor di dua lokasi. Informasi yang dihimpun dari Tim SAR Sulut menyebutkan longsor terjadi di Tikala dan Kombos.

Longsor yang terjadi di Tikala menyebabkan tiga buah rumah tertimbun tanah akibat struktur tanah yang rapuh. Sedangkan di daerah Kombos terdapat tiga titik yang terkena longsor. "Tim SAR sudah turun ke lapangan untuk memberikan bantuan," ujar Ketua Tim SAR Sulut, Steven Malonda, Jumat.

Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan juga langsung meninjau lokasi terjadinya longsor dan memberikan bantuan darurat. "Kami meminta warga yang berada di daerah rawan longsor untuk sementara mengungsi ke tempat aman dulu," ujar Mangindaan.

Belum ada laporan mengenai korban jiwa dari peristiwa longsor tersebut.

Kota Manado dan sekitarnya dalam sepekan ini terus diguyur hujan walau tidak merata di semua lokasi. Hujan yang terus turun beberapa hari lalu menjelang pergantian tahun baru menyebabkan dua warga tewas tertimbun tanah longsor di Winangun.


22.45 | 0 komentar | Read More

Tim Paten Resmi Laporkan Aher-Deddy ke Panwaslu

Written By bopuluh on Rabu, 02 Januari 2013 | 22.45

BANDUNG, KOMPAS.com - Tim pemenangan pasangan Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki (Paten) telah resmi melaporkan pasangan calon petahana Ahmad Heryawan (Aher)-Deddy Mizwar ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jawa Barat pada Rabu (2/1/2013) terkait dugaan pelanggaran.

Menurut tim Paten, pasangan Aher-Deddy diduga melakukan kampanye terselubung di Desa Semplo, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, pada Rabu (26/12/2012) pekan lalu.

Demikian disampaikan juru bicara tim pemenangan Paten sekaligus Wakil Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Abdy Yuhana kepada Kompas.com, Kamis (3/1/2013).

"Kami sudah melaporkan secara resmi pasangan Heryawan - Deddy ke Panwaslu, kami ingin Panwaslu secepatnya memproses," harap Abdy di Bandung, Kamis (3/1/2013).

Pihaknya melaporkan pukul 15.00 WIB dalam bentuk tertulis beserta barang bukti berupa rekaman suara dan foto-foto Aher saat melakukan kampanye terselubung di Cirebon.

"Dalam gambar foto yang berhasil kami abadikan, Heryawan terlihat memakai baju kampanye, bukan sebagai Gubernur Jawa Barat. Bahkan yang lebih parah, Aher telah menargetkan 70 persen kemenangan di Cirebon. Itu kan parah, sudah melanggar aturan," tegas Abdy di Bandung, Kamis.

Abdy menegaskan, pihaknya siap menghadirkan saksi-saksi jika suatu saat dibutuhkan untuk memenuhi panggilan Panwaslu atau pihak-pihak terkait lainnya.

"Kami ingin masalah ini segera diproses. Ini jelas-jelas pelanggaran yang seharusnya tidak dilakukan. Kalau tidak ditindak pelanggaran ini akan terus menerus dilakukan," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Heryawan telah menemui 360 kepala desa di Cirebon. Dalam pertemuan itu Heryawan mengajak para kepala desa untuk memilih pasangan Heryawan-Deddy. Bahkan, Heryawan menjanjikan akan memberikan uang senilai Rp 100 juta per kepala desa yang jumlahnya 5.304 desa.

Menurut Abdy, pelanggaran itu diduga menggunakan dana APBD dalam menjalankan kepentingan politiknya, dengan alasan untuk program Pemprov Jabar. Meskipun diklaim sebagai program Pemprov Jabar, kata Abdy, tapi pemberian uang itu tetap merupakan money politics yang jelas-jelas dilarang oleh aturan

"Hal itu jelas sudah melanggar aturan KPU yang mana ditegaskan selama 47 hari itu tidak boleh mengajak dan mengundang orang untuk mendukung atau melakukan kampanye. Ini harus ditindak, kalau dibiarkan mereka akan melakukan lagi," pungkas Abdy.


22.45 | 0 komentar | Read More

Sebuah Kota di AS Larang Air Kemasan

Sebuah Kota di AS Larang Air Kemasan

Kamis, 3 Januari 2013 | 13:35 WIB

BBC

Menurut data, warga AS mengkonsumsi 50 miliar botol air kemasan tiap tahun.

Kota kecil Concord di negara bagian Massachusetts, AS, melarang penjualan air minum dalam kemasan dengan satuan lebih kecil dari satu liter.

Aturan ini resmi berlaku mulai 1 Januari tahun ini, setelah kampanye panjang selama tiga tahun untuk mengurangi tingkat buangan sampah plastik dan memasyarakatkan penggunaan air minum dari kran umum.

Pelanggar aturan ini mulanya hanya akan dikenai peringatan. Namun siapa saja yang ketahuan menjual air kemasan untuk kedua kalinya akan didenda sebesar 25 dollar AS (Rp 241 ribu), kemudian meningkat jadi 50 dollar (Rp 482 ribu) untuk pelanggaran berikutnya.

Langkah semacam ini telah lebih dulu dilakukan oleh Dewan Kota Bundanoon di Australia, yang melarang penggunaan air minum kemasan jenis apapun sejak 2009.

Lebih dari 90 universitas di AS dan lainnya di seluruh dunia juga telah menerapkan kebijakan serupa, begitu pula sejumlah pemerintah kota kecil berbagai negara.

Meski melarang penjualan air kemasan kapasitas kurang dari satu liter, kota Concord tidak menerbitkan larangan serupa untuk jenis minuman lain diluar air. Aturan ini juga boleh dilanggar jika dalam kondisi darurat.

Aturan mendesak

Menurut para pendukungnya, aturan semacam ini sangat mendesak karena warga Amerika menghabiskan 50 miliar botol air minum sepanjang tahun.

Sebaliknya menurut industri botol kemasan air benda berukuran kecil ini penting untuk memudahkan hidup manusia modern serta justru mendorong seseorang mengadaptasi gaya hidup lebih sehat.

Klaim ini dibantah Jean Hill, yang memimpin kampanye untuk mengurangi sampah palstik akibat botol air minum kemasan di Concord. Kepada koran New York Times dia mengatakan, "Yang saya coba lakukan adalah menaikkan tekanan agar warga tidak membeli air minum botol hanya untuk sekali pakai."

"Untuk membantu agar orang berubah (dari gaya hidup itu), dibutuhkan kebijakan yang akan mencegah mereka membeli air minum kemasan serta mendorong berbagai alternatif bagus lainnya."

Menurut sejumlah warga setempat, larangan ini tak ada gunanya, karena mereka bisa dengan mudah membeli barang terlarang itu dari toko mana pun di kota-kota tetangga.

Editor :

Egidius Patnistik


22.45 | 0 komentar | Read More

Rasyid Rajasa Tak Bisa Lepas dari Jerat Hukum

Written By bopuluh on Selasa, 01 Januari 2013 | 22.45

JAKARTA, KOMPAS.com — Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia Bambang Widodo Umar mengatakan, putra Menko Perekonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amrullah Rajasa (22), tidak dapat lepas dari jeratan hukum. Rasyid adalah pengemudi BMW X5 yang terlibat kecelakaan maut di Tol Jagorawi dengan Daihatsu Luxio, Selasa (1/1/2013) pagi kemarin. Akibat peristiwa itu, dua orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Bambang mengatakan, kelalaian pengemudi sehingga menimbulkan korban jiwa adalah delic culpa pidana. Hal ini diperkuat dengan ketentuan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian pengemudi yang menyebabkan orang lain terluka atau meninggal dunia.

"Perkaranya tidak boleh diselesaikan di bawah tangan, tetapi tetap harus diteruskan ke pengadilan. Hal ini juga untuk pembelajaran bagi masyarakat dan pejabat tinggi. Kalau akhirnya damai, ini preseden buruk karena itu membuktikan Indonesia negara kekuasaan," kata Bambang kepada Kompas.com, di Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Sementara itu, tanggung jawab keluarga Hatta dengan memberikan bantuan hukum dan upaya damai hanya akan meringankan hukuman. Namun, Rasyid akan tetap diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Independensi polisi pun diuji dalam menangani kasus ini.

"Jika ingin menjaga eksistensinya, Polri harus teliti dan cermat dalam memeriksa TKP. Sebab, dari sana, bisa diketahui kemungkinan penyebab kecelakaan, apakah faktor kendaraan atau pengemudi," ujar Bambang. 

Bambang juga menekankan, olah tempat kejadian harus dilakukan dengan cepat. Sebab, dikhawatirkan akan terjadi kemungkinan berubahnya analisis kecelakaan jika olah TKP dilakukan tidak dengan cepat dan cermat.

"Polisi harus obyektif jika ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum," katanya. 

Diberitakan sebelumnya, mobil BMW B 272 HR yang dikendarai Rasyid menabrak mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY di ruas Tol Jagorawi, Selasa (1/1/2013) pagi. Akibatnya, dua orang meninggal, yakni Harun (57) dan M Raihan, bayi berumur 14 bulan. Tiga orang korban luka-luka adalah Nung (30) dan Moh Rifan yang dibawa ke RS Polri dan seorang lagi bernama Supriyati (30) yang sempat dibawa ke RS UKI.

Editor :

Inggried Dwi Wedhaswary


22.45 | 0 komentar | Read More

Solusi untuk Bau Mulut yang Tak Sembuh-sembuh

TANYA :

Pagi  Bu dokter, saya seorang guru dok. Saya merasakan halitosis yang sangat menyiksa. Saya sudah berusaha keras untuk menghilangkannya, namun usaha itu tidak bertahan lama dok. Saya merasa ini karena faktor penyakit dari dalam sehingga berulang terus menerus. Di mana saya bisa mendapat konsultasi yang maksimal dok? Apakah ada obat yang tepat untuk saya? Apakah ini ada kaitannya dengan bakteri E.coli yang saya baca dari internet? Tolong kasih saya solusi dok, karena ini sangat berkaitan dengan profesi saya. Saya tidak bisa terpaksa menjaga jarak dengan anak-anak didik saya .

(Mufti, 27 tahun, Tegal)


JAWAB :

Ibu Mufti yang baik,

Bau mulut atau istilah kedokteran giginya adalah halitosis merupakan bau yang timbul akibat proses bakteri di dalam mulut. Komponen utama bakteri yang menyebabkan bau mulut adalah hidrogen sulfida dan merkaptan. Penyebab bau mulut antara lain:  

1.    Adanya penyakit jaringan pendukung gigi
2.    Aliran air ludahnya kurang
3.    Tambalan yang tidak tepat
4.    Kumpulan bakteri yang berlebihan di lidah
5.    Gigi tiruan yang tidak bersih
6.    Sisa makanan yang terdapat di saku gusi
7.    Adanya penyakit sistemik
8.    Konsumsi obat tertentu
9.    Gangguan pencernaan

Apakah salah satu usaha yang telah anda lakukan untuk mencegah bau mulut mencakup hal-hal dibawah ini?

Hal-hal yang anda bisa lakukan untuk mencegah bau mulut adalah:

1.    Melakukan penyikatan gigi dengan teknik yang tepat dan optimal dengan pasta gigi ber-fluor, melakukan penyikatan lidah, serta menggunakan alat bantu benang gigi.

2.    Menggunakan agen antibakteri untuk rongga mulut, yaitu obat kumur klorheksidin (namun tidak boleh digunakan dalam waktu lebih dari 2 minggu berturut-turut).

3.    Merangsang aliran air ludah dengan cara banyak makan buah yang berserat dan sayuran hijau, banyak mengkonsumsi air mineral, atau dapat menggunakan obat kumur baking soda.

4.    Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang manis diantara waktu makan utama, untuk mencegah terjadinya gigi berlubang yang dapat menimbulkan bau mulut.

5.    Rutin melakukan pemeriksaan dan pembersihan karang gigi di Dokter Gigi.

6.    Memperbaiki tambalan gigi yang tidak baik di Dokter Gigi.

7.    Melakukan penambalan gigi pada gigi yang berlubang.

8.    Mengurangi kebiasaan buruk, misalnya merokok.

9.    Jika anda memiliki radang sinus menahun, penyakit gangguan pencernaan, atau diabetes, sebaiknya segera konsultasikan ke Dokter Spesialis yang berkompeten, untuk segera dilakukan perawatan.

Terakhir, anda harus mengurangi makan-makanan yang merangsang timbulnya bau mulut. Jika memang ingin mengkonsumsinya sebaiknya setelah makan makanan yang menimbulkan bau (seperti jengkol dan bawang), anda harus berkumur, menyikat lidah dan menyikat gigi anda, atau dapat mengunyah permen karet xylitol untuk merangsang air ludah.

Pilihan lain anda dapat mengkonsumsi sayuran hijau, wortel, daun mint, roti tawar, atau minum teh hijau. Sehingga bau mulut akibat makanan tersebut dapat berkurang atau hilang.

Anda dapat berkonsultasi ke Dokter Gigi langganan anda mengenai masalah bau mulut ini. Namun jika seluruh upaya dirasa gagal, sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam (dr., Sp.PD). Sampaikan keluhan bau mulut anda dan keluhan lain yang ada di dalam tubuh anda, sehingga Dokter akan memberikan solusi yang tepat.

Demikian Ibu Mufti, semoga bermanfaat.

Salam gigi sehat.


22.45 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger